Tak Tersentuh Bantuan, Santri K. Muhtahla dan Warga Setempat Swadaya Perbaiki Jalan; Kinerja Camat Disorot

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYAM, SUMENEP, JAGAT INDONESIA – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh syantri ke muhtahla bekerja sama dengan masyarakat sekitar, Lantaran akses jalan yang tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah, puluhan warga turun ke jalan untuk melakukan perbaikan secara swadaya, Minggu (04/01/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, warga terlihat bahu-membahu mengangkut batu dan material seadanya untuk menutupi lubang-lubang di jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan aktivitas sehari-hari masyarakat setempat. Meski dilakukan dengan alat dan bahan terbatas, warga merasa hal ini harus dilakukan demi keamanan pengguna jalan.

Salah seorang warga yang terlibat dalam aksi tersebut menyatakan kekecewaannya terhadap pihak otoritas kecamatan. Ia menilai pemerintah, khususnya Camat Gayam, seolah menutup mata terhadap penderitaan warga yang setiap hari harus melewati jalan yang rusak parah.

“Masyarakat terpaksa kerja bakti karena tidak ada sentuhan atau bantuan sama sekali dari pemerintah. Kami merasa dianaktirikan, padahal jalan ini sangat penting bagi kami,” ujarnya di sela-sela kegiatan gotong royong.

Kritik tajam pun dialamatkan kepada Camat Gayam yang dianggap tidak responsif terhadap usulan perbaikan infrastruktur di Desa Kalowang. Warga menyayangkan sikap diamnya pemangku kebijakan, padahal perbaikan akses jalan merupakan tanggung jawab pemerintah guna mendukung kesejahteraan masyarakat di pelosok desa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kecamatan Gayam maupun Pemerintah Desa Kalowang terkait keluhan warga dan aksi swadaya yang dilakukan santri ngaji ke muhtahla yang terletak di Dusun Kokon Desa Gendang barat tersebut.

Masyarakat berharap, aksi ini dapat mengetuk hati para pejabat terkait agar segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan secara permanen, sehingga akses transportasi di wilayah tersebut tidak lagi menghambat mobilitas warga.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2