Warga Campaka Sumenep Tegas Tolak Pembangunan Tower Baru: “Cukup, Jangan Tambah Beban Kami”

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak foto lokasi rencana pembangunan tower

Tampak foto lokasi rencana pembangunan tower

SUMENEP, JAGAT INDONESIA – Suasana di Dusun Sampurna, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep mendadak hangat. Bukan karena cuaca, melainkan karena gelombang penolakan warga terhadap rencana pendirian menara telekomunikasi (tower) milik PT XL Axiata yang dinilai semakin menjamur tanpa dampak nyata bagi ekonomi lokal.

​Pada musyawarah desa yang digelar Kamis (08/01/2026) sore, PJ Kepala Desa Campaka, Mohammad Zainal, SE, turun langsung memediasi pertemuan antara warga dengan pihak terkait di kediaman pemilik lahan, K. Muksin.

​Keresahan Warga: Estetika Lingkungan vs Dampak Ekonomi. Dimana penolakan ini dipicu oleh kejenuhan warga terhadap banyaknya infrastruktur serupa di wilayah mereka. Wasit, salah satu perwakilan warga terdampak, menyuarakan keresahan yang mewakili tetangga-tetangga dekat lokasi, seperti Anas dan H. Ali.

“Kami berharap pembangunan ini segera dihentikan. Wilayah kami sudah terlalu banyak tower. Jujur saja, keberadaan mereka selama ini tidak memberikan dampak perekonomian yang nyata bagi masyarakat sekitar. Kami hanya mendapatkan pemandangan besi, bukan kesejahteraan,” tegas Wasit dengan nada kecewa.

PJ Kades Campaka bersama warga sekitar area yang rencana akan dibangun Tower dan Pemilik Lahan

​Mendengar langsung keluhan tersebut, PJ Kades Campaka, Mohammad Zainal, mengambil sikap tegas untuk berdiri bersama warganya. Berdasarkan hasil musyawarah, disimpulkan bahwa warga meminta rencana pembangunan tersebut dipindahkan ke lokasi lain yang tidak berdekatan dengan pemukiman padat atau dibatalkan sama sekali.

“Sebagai perwakilan masyarakat, saya menyampaikan aspirasi warga agar rencana pembangunan tower ini dievaluasi kembali. Lokasinya harus dipindahkan karena warga sekitar sudah menyatakan menolak secara bulat,” ujar Zainal.

​Zainal juga memberikan pesan terbuka kepada manajemen PT XL Axiata agar mengedepankan aspek sosial dibandingkan sekadar ekspansi infrastruktur.

“Saya sangat berharap pihak PT lebih bijak. Bisnis tentu penting, tapi mendengar keluhan dan menjaga harmoni dengan masyarakat adalah hal yang jauh lebih utama dalam menjaga keberlanjutan usaha mereka di sini,” tambahnya.

​Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Samporna tetap pada pendiriannya. Tetap menanti Kebijaksanaan Perusahaan. Mereka berharap pihak perusahaan tidak memaksakan kehendak dan menghormati hasil musyawarah demi menjaga kondusivitas wilayah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2