Dugaan Pemerkosaan Gadis Asal Kolo-Kolo di Angon-angon, Keluarga Lapor Polisi

Bagian I

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAGAT INDONESIA | SUMENEP – Kasus dugaan kekerasan seksual kembali menggegerkan warga Kepulauan Kangean. Seorang gadis berinisial AF, warga Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, diduga menjadi korban pemerkosaan oleh pria berinisial BK, warga Desa Gelaman. Peristiwa memilukan ini kini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/03/2026). Kejadian bermula saat korban AF diajak oleh ibu kandungnya, T, menuju kediaman saudari pelaku yang berinisial I di Desa Angon-angon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kehadiran AF di lokasi tersebut merupakan permintaan dari I. Namun, setibanya di rumah tersebut, pelaku BK ternyata sudah berada di lokasi. Dari sanalah dugaan rencana tindak pemerkosaan tersebut terjadi.

Kabar pahit ini sampai ke telinga ayah korban yang saat ini sedang bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia. Terpukul dengan berita tersebut, ayah korban segera menghubungi kerabat dekatnya di Kangean untuk memastikan situasi dan mengambil langkah hukum.

Salah satu kerabat dekat korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengonfirmasi bahwa pihak keluarga tidak tinggal diam.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib di Polsek Kangean. Kami berharap pelaku bisa segera ditahan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya kepada media Jagat Indonesia, Selasa (14/04).

Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Polsek Kangean terkait perkembangan laporan dan upaya pengejaran terhadap terduga pelaku BK.

Kasus ini menjadi sorotan masyarakat mengingat perlunya perlindungan terhadap perempuan dan anak di wilayah kepulauan. Pihak keluarga berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya bagi korban AF.

Adapun bagaimana detailnya lagi, simak selanjutnya bagian kedua.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura
“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”
Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera
Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS
ISSITA Sumenep Kawal Pelestarian Budaya: Museum dan Seni Tari Jadi Fokus Utama Stafsus Menteri Kebudayaan
BSN Sumenep Napak Tilas Perjuangan Ulama Lewat Tawasul Kebangsaan Jelang Pelantikan PCNU 2026–2031
BSN Kenang Warga NU Ganding yang Pernah Dorong Bung Karno Naik Haji
Panglima NABRAK sebut Label Kiai dan Gus Harus Jelas Sanad dan Nasabnya, Jangan Sampai Mencoreng Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:48 WIB

Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:42 WIB

Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:57 WIB

ISSITA Sumenep Kawal Pelestarian Budaya: Museum dan Seni Tari Jadi Fokus Utama Stafsus Menteri Kebudayaan

Berita Terbaru

Artikel

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Gambar Ilustrasi Kiyai Abdurrahman dari Sumenep ke Pamekasan

Artikel

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Artikel

Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

2