Profil Pesantren Tahfidzul Qur’an Abdul Qodir: Merajut Sanad, Mencetak Generasi Penjaga Kalam Ilahi

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAGAT INDONESIA | SUMENEP – Lahir dari semangat hari bersejarah, Pesantren Tahfidzul Qur’an Abdul Qodir resmi berdiri pada 22 Oktober 2022. Momentum ini bukan sekadar kebetulan, melainkan kado indah yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional, menjadi tonggak awal perjuangan mencetak generasi Qur’ani di tanah Sumenep.

​Dimulai dengan langkah kecil namun penuh berkah, pesantren ini mengawali perjalanannya dengan seorang santri pertama yang kala itu masih berusia PAUD. Kini, memasuki tahun 2026, kepercayaan masyarakat terus tumbuh. Sebanyak 22 santri dari berbagai jenjang pendidikan—mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA—telah bergabung untuk menimba ilmu di bawah bimbingan para guru yang kompeten.

​Jejak Sanad yang Terjaga

​Kualitas sebuah pesantren tahfidz terletak pada keberkahan sanadnya. Pesantren Abdul Qodir mengambil jalur sanad Al-Qur’an yang kuat melalui Ma’hadul Qur’an Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo.

​Rantai keilmuan ini tersambung kepada para mahaguru Al-Qur’an Nusantara, di antaranya:

  • KH. Munawwir (Krapyak)
  • KH. Arwani Amin (Kudus)
  • KH. Mufidz Mas’ud (Yogyakarta)
  • KH. Mustain Syamsuri (Malang)
Para Pengajar PTQ Abdul Qodir

Dukungan dan Kepemimpinan dari berdirinya pesantren ini merupakan wujud nyata khidmah kepada Jam’iyyatul Qur’an wal Huffadz (JQH). Di bawah restu dan komando langsung Ustadz Misrawi, S.Pd.I (Ketua PAC JQH NU Gapura), pesantren ini menjadi binaan resmi PAC JQH NU setempat.

​Tak hanya itu, sosok Dr. Naghfir, SH., S.HI., M.Kn hadir sebagai Penasehat Utama yang terus memberikan dukungan penuh (full support) dalam setiap derap langkah kegiatan pesantren. Di dapur kepemimpinan, Ustadz Rasyidi Asmoni Abd. Qodir Al-Hafidz selaku Mudir Ma’had, memastikan standar hafalan dan kualitas bacaan santri tetap terjaga sesuai kaidah yang benar.

Dr. Naghfir didampingi Pengasuh Ustadz Rasyidi dalam Penghargaan Santri Terbaik di Harlah Ke- 3

​Program Unggulan

​Untuk membentuk santri yang berkarakter dan mahir, Pesantren Abdul Qodir menjalankan tiga pilar program utama:

    1. Tahfidz Al-Qur’an: Menghafal Al-Qur’an dengan metode yang terukur.
    2. Tahsinul Qiro’ah Tartila bil Qolam: Memperbaiki kualitas bacaan sekaligus mengasah ketajaman menulis Al-Qur’an.
    3. Pembinaan Tilawah: Mengembangkan seni baca Al-Qur’an agar lebih indah dan menyentuh hati.

“Mencetak penjaga Al-Qur’an bukan sekadar menghafal kata, tapi menjaga kemurnian sanad dan akhlak mulia.”

​Dengan lingkungan yang kondusif dan bimbingan yang telaten, Pesantren Tahfidzul Qur’an Abdul Qodir siap menjadi rumah ternyaman bagi putra-putri Anda untuk menjadi Hamilul Qur’an yang berilmu dan beradab.

Facebook Comments Box

Penulis : Gus Li

Editor : Jagat Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2