Haul ke-VII Masyayikh Pondok Pesantren At Ta’awun Legung Sumenep

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Haul Masyayikh VII Pondok Pesantren At Ta'awun Legung Sumenep

Foto : Haul Masyayikh VII Pondok Pesantren At Ta'awun Legung Sumenep

Tradisi haul adalah ajang untuk silatuhami keluarga besar pesantren, alumni, dan masyarat sekitar, sekaligus untuk mendoakan seorang tokoh pendiri pondok pesantren, ulama besar agar beliau di tempatkan disisi terbaik Allah SWT. Dimana haul saat ini sudah menjadi kegiatan keagamaan dari setiap pesantren.


Pada tahun ini tepatnya 2025 Pondok Pesantren At Ta’awun kembali menggelar acara Haul Masyayikh VII dengan penuh hikmat. Pada Rabu malam Kamis, 13 Agustus 2025 M/20 Shafar 1447 H. terlaksana di lapangan Pondok Pesantren.
Haul Masyayikh ke-VII ini dihadiri ribuan jamaah dari Alumni, Simpatisan, Pecinta Masyayikh At Ta’awun juga Undangan para tokoh baik Kiyai ataupun dari Aparatur Negara. Diantara tokoh yang tampak hadir antaranya KH Imam Makhsus Ridwan (Al Aziziyah sekaligus sebagai Penceramah), KH. Fathullah Zaini (Tarogan), KH. D. Zawawi Imron, dari anggota Majelis Al Haromain, juga dari Forkopimka (Bapak Camat, Kapolsek).

Dalam sambutannya Pengasuh Pondok Pesantren At Ta’awun KH. Fathorrahman menyampaikan bagaimana PonPes dibangun hingga berdiri seperti saat ini.

“KH. Rasyidi menyampaikan kepada saya bahwa Pondok ini berdiri karena dari Mengabdi dari Pondok Pangarangan sampai ke Syaikhina Ismail Zain Al Yamani Al Makki (Mekkah)” dawuhnya.


Kemudian ia melanjutkan riwayatnya,

“Perjuangan Masyayikh At Ta’awun yang dimana dulunya tempat ini adalah Tekai (hutan kecil dipinggi pantai) sampai seperti ini sangatlah tidak mudah ditambah lagi dengan Istiqomahnya beliau (KH. Rasyidi) yang terjun langsung ke masyarakat lewat kumpulan dari pengajian kecil sampai ke mamaca. Beliau (KH.Rasyidi) ke mamaca hadir dalam rangka meluruskan arti dari pembacaan mamaca yang kadangkala kurang betul”.
“Sedangkan saya sendiri yang hanya sebagai penerus tidak bisa meniru perjuangan beliau, bahkan sampai lima persen saja dari perjuangannya Alhamdulillah “. imbuh KH. Fathorrahman yang seterusnya mengakhiri sambutannya.

Setelah acara sambutan dari Pengasuh langsung dilanjutkan dengan ceramah Agama oleh KH. Imam Makhsus Ridwan yang datangnya dari Pondok Pesantren Al Aziziyah Sabeneh Arosbaya Bangkalan. Beliau menyampaikan riwayat bagaimana kita hidup yang akan menghadapi alam kubur dan mahsyar.


“Sebagai insan kita semua yang hidup pasti akan menghadap kepada Sang Pencipta Allah Tuhan yang Maha Esa, oleh karenanya haruslah mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Janganlah kita dengan begitu gampang berucap hal-hal yang tidak baik”. dawuhnya. 


Sembari tersenyum melanjutkan,

“Ini biasanya sering dilakukan ibu-ibu ketika terjadi cekcok sesama kaumnya, dimana langsung misuh-misuh, misal bilang kamu ini sun……el kamu itu ma……ing”.
Diantara isi ceramah dari KH. Imam Makhsus Ridwan Al Aziziyah Sabeneh.

Haul ke-VII Masyayikh Pondok Pesantren At Ta’awun yang tepatnya berada di Dusun Tekay Air Tawar Desa Legung Kecamatan Tang-Batang Kab. Sumenep ini, ditutup dengan Sholawat Qiyam diteruskan doa oleh KH. Imam Makhsus Ridwan. Dimana awal acara pembacaan tahlil dipimpin oleh KH. Fathullah Zaini (Tarogan Kec. Dungkek).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep
Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid
Sinergi Pusat-Daerah: 9 Paket Program Ayam Petelur Siap Berdayakan Peternak Jombang
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WIB

Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:45 WIB

Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2