Dari 512 Pesantren Ramah Anak di Indonesia, Makhad Islam Kontemporer Sarina Terpilih Ikuti Dua Sosialisasi Nasional Kementerian Agama RI

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Jagat Indonesia, 6 November 2025 – Kabar membanggakan datang dari dunia pesantren. Makhad Islam Kontemporer Sarina Situbondo, resmi terpilih sebagai salah satu dari 512 Pesantren Ramah Anak di Indonesia yang mendapatkan undangan khusus dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Lembaga ini diundang untuk mengikuti dua agenda sosialisasi nasional yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 7 November 2025, yakni:

Sosialisasi Penyelenggaraan Sistem Deteksi Dini Penanganan Pelecehan, Perundungan, dan Kekerasan Seksual di Pesantren, dan

Sosialisasi Penyelenggaraan Santri Film Festival (SANFFEST) Tahun 2025.

Kegiatan pertama dijadwalkan pukul 13.30 WIB dengan fokus pada penguatan sistem deteksi dini serta mekanisme pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama RI untuk mewujudkan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah anak, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perlindungan anak.

Menanggapi undangan tersebut, Pengasuh Makhad Islam Kontemporer Sarina, KH. Zakariya Al Ansori, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian Agama.

Beliau menegaskan bahwa pesantren harus terus memperkuat fungsinya sebagai tempat pembentukan karakter dan perlindungan moral bagi generasi muda.

“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang yang aman dan menenteramkan bagi tumbuhnya akhlak mulia. Kami menyambut baik upaya pemerintah dalam memperkuat sistem deteksi dini di lingkungan pesantren,” ujar KH. Zakariya.

Sementara itu, agenda kedua bertema “Santri Memandang Dunia melalui Lensa Budaya” digelar pada pukul 08.30 WIB di hari yang sama, dalam rangkaian Santri Film Festival (SANFFEST) Tahun 2025, kolaborasi antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Kebudayaan RI.

Program ini menjadi wadah bagi santri untuk mengekspresikan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan kemanusiaan melalui karya film pendek yang inspiratif dan sarat pesan moral.

Keikutsertaan Makhad Islam Kontemporer Sarina dalam dua program nasional ini menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat dua pilar penting pendidikan pesantren: perlindungan moral santri dan pengembangan kreativitas budaya Islami.

Langkah ini bukan hanya bentuk pengakuan atas reputasi lembaga dalam membina generasi santri berkarakter, tetapi juga bukti nyata bahwa pesantren mampu beradaptasi dengan dinamika zaman, menghadirkan wajah Islam yang moderat, berdaya, dan berkeadaban.

Dengan terpilihnya Makhad Islam Kontemporer Sarina di antara 512 pesantren se-Indonesia, Situbondo patut berbangga. Sebab dari pesantren inilah, nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan terus disemai untuk melahirkan santri yang cerdas, berakhlak, dan kreatif dalam menebar cahaya kebaikan bagi bangsa dan dunia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2