Diduga Minim Pengawasan, Proyek Hotmix Desa Wringin Anom Dikhawatirkan Kurang Volume

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, Jagat Indonesia (21/11/2025) – Proyek peningkatan jalan lingkungan di Desa Wringin Anom yang menggunakan material Hotmix Asphalt Concrete Wearing Course (ACWC) kini menjadi sorotan publik. Dugaan minimnya pengawasan di lapangan memicu kekhawatiran warga akan potensi pengurangan volume pekerjaan yang dapat berdampak pada menurunnya kualitas serta ketahanan infrastruktur jalan tersebut.

​Proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Situbondo Tahun 2025 ini sejatinya diharapkan menjadi standar perbaikan infrastruktur desa. Namun, pengamatan di lapangan oleh warga menunjukkan adanya kelemahan dalam fungsi supervisi teknis saat pengerjaan berlangsung.

​Salah seorang warga Desa Wringin Anom, Bu Yitnawati, mengungkapkan keresahannya terkait proses pengerjaan yang dinilai longgar.

“Kami melihat pengerjaan hotmix ini berjalan, namun minim terlihat adanya pihak yang secara ketat mengukur ketebalan atau memastikan komposisi material sudah sesuai dengan spesifikasi teknis kontrak,” ujar Yitnawati, Kamis (21/11).

​Lemahnya pengawasan ini dikhawatirkan membuka celah ketidaksesuaian volume, seperti pengurangan ketebalan lapisan ACWC dari standar yang ditetapkan. Jika hal ini terjadi, jalan diprediksi tidak akan bertahan lama dan cepat rusak akibat beban lalu lintas, yang pada akhirnya merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat.

​Merespons kondisi tersebut, masyarakat Desa Wringin Anom mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Inspektorat Daerah Kabupaten Situbondo untuk segera turun tangan melakukan audit lapangan atau uji petik (core drill).

​Langkah ini dinilai krusial untuk memverifikasi secara akurat apakah volume pekerjaan dan ketebalan aspal sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disepakati.

​Harapan senada juga muncul dari lingkungan Pemerintah Desa Wringin Anom yang menginginkan adanya langkah proaktif demi menjamin kualitas pembangunan yang bersumber dari dana publik tersebut.

​Melalui sorotan ini, warga berharap prinsip transparansi dan akuntabilitas dapat diterapkan secara ketat. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu tanggapan resmi dari pihak pelaksana maupun dinas terkait mengenai langkah konkret evaluasi kualitas pekerjaan di lokasi tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep
Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid
Sinergi Pusat-Daerah: 9 Paket Program Ayam Petelur Siap Berdayakan Peternak Jombang
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WIB

Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:45 WIB

Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2