Polres Sumenep Cepat dan Tanggap Datang ke Rumah Pelaku Kekerasan Anak di Pandian, Terancam Sanksi Tegas Untuk Pelaku

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, JI– Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumenep bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur berinisial R yang terjadi di Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (16/8/2025).

Kanit PPA Polres Sumenep, Ipda Safatullah Chandra Bayu, S.H., langsung turun ke lapangan untuk meminta keterangan sejumlah pihak. Ia terlebih dahulu mendatangi rumah Sudarsono, Ketua RT 02/RW 06, guna menggali informasi terkait dugaan penganiayaan.

“Dengan adanya kejadian itu, saya tidak mengetahui kalau R diduga dianiaya oleh S, yang statusnya adalah mertua kakak kandung R,” ujar Sudarsono.

Usai dari rumah RT, Ipda Safatullah bersama Sudarsono mendatangi keluarga korban. Di sana, mereka bertemu Ibu Huda, orang tua dari terduga pelaku S. Kepada polisi, Ibu Huda membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia bahkan mengungkapkan bahwa korban kerap tidak pulang ke rumah dan membangkang nasihat orang tua.

“Harapan saya, dengan cara seperti itu biar ada efek jera terhadap R,” ungkapnya.

Mendengar keterangan tersebut, Kanit PPA menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak, dengan alasan apapun, tidak bisa dibenarkan.

“Sudah bukan zamannya anak di bawah umur diperlakukan seperti itu. Jika kejadian ini terulang, kami pastikan akan memberikan sanksi tegas agar pelaku mendapat efek jera,” tegas Ipda Safatullah.

 

Kasus ini kini masih dalam pemantauan intensif Unit PPA Polres Sumenep. Aparat berkomitmen memberikan perlindungan maksimal bagi korban.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep
Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid
Sinergi Pusat-Daerah: 9 Paket Program Ayam Petelur Siap Berdayakan Peternak Jombang
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WIB

Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:45 WIB

Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2