Diduga Mlenceng Anggaran ADD Desa Kalimas Kec. Besuki Dijadikan Bancakan, LPK Jatim DPC Situbondo Melapor Ke Polres Situbondo

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Jagatindonesia.com – Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2024 seyogyanya dipergunakan untuk operasional kebutuhan dan gaji perangkat serta di khususkan untuk kepentingan menyangkut lingkaran Balai Desa justru mlenceng peruntukannya yakni dipergunakan untuk pembangunan pengaspalan jalan sepanjang 460 M yang mana menelan anggaran 143 juta dicomot dari anggaran ADD 2024.

Hal ini membuat geram salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yakni LPK Jatim DPC Situbondo mengambil langkah tegas guna penyelamatan Anggaran yang diglontorkan dari APBD uang rakyat dengan melaporkan ke APH Polres Situbondo dan yang lebih ironis pengerjaan pengaspalan tersebut di pihak ke-tiga-kan.

Surat Laporan LPK Jatim DPC Situbondo

“Penyalahgunaan anggran alokasi dana desa kalimas ini sudah tidak sesuai prosedural lebih-lebih yang dicari hanya untuk keuntungan semata,” ungkap Misyono

Penatua LPK Jatim kepada Media Jagat Indonesia (Rabu 17/9/2025). Lebih jauh sosok Penatua Misyono menambahkan bahwa akan senantiasa mengawal berkas pelaporan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran yang diserap dari uang rakyat.

“Saya akan senantiasa mengawal problem penyalahgunaan anggaran ADD/2024 Desa Kalimas Kecamatan Besuki ini sampai terang hingga tidak terjadi preseden buruk kedepannya”, pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2