Ratusan Santri Padati Makhad Islam Kontemporer Sarina, Gelar Munajat Santri untuk Negeri Bersama PCNU Situbondo

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, JagatIndonesia.com – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Makhad Islam Kontemporer Sarina, Selasa malam (21/10/25), ketika ratusan santri dan peserta memadati tempat acara “Munajat Santri untuk Negeri & Nobar Film Sang Kiai” dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025.

Acara yang digagas dan dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Situbondo ini mengusung tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”. Ribuan doa dan lantunan shalawat menggema dari ratusan santri yang berasal dari tiga lembaga pendidikan/pesantren di Situbondo, yaitu dari Yayasan Tahfidzil Qur’an Nurul Hikam Sambirampak Kapongan Sitibondo asuhan KH. Mahrus Ali dengan Ibu Ny. Hj. Rahmatillah Zaini, dari Pondok Pesantren Misbahul Ulum asuhan KH. Saifurrohinm dengan Ibu Ny. Luthfiyah, Serta dari Makhad Islam Kontemporer (MIK) Sarina asuhan KH. Zakariya Al- Ansori dengan Ibu Ny. Nur Ainu Musrifah. Kekompakan dan kekhusu’an para santri bersama pengurus NU serta masyarakat menciptakan atmosfer spiritual yang penuh keberkahan.

Turut hadir tokoh penting PCNU Situbondo, yakni KH. Ach. Muhyiddin Khotib (Ketua PCNU Situbondo), yang memberikan tausiah penuh makna tentang semangat santri menjaga keutuhan bangsa melalui nilai-nilai keikhlasan dan cinta tanah air.

Dalam sambutannya, KH. Ach. Muhyiddin Khotib menegaskan bahwa peran santri bukan hanya di bilik pesantren, tetapi juga dalam menjaga moralitas dan keutuhan bangsa.

“Santri harus menjadi penopang peradaban. Dari pesantrenlah lahir kekuatan spiritual dan intelektual yang menjaga Indonesia tetap berdaulat,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini disamping dihadiri jajaran syuriah dan tanfidziyah, juga para pimpinan lembaga dan badan otonom serta badan khusus PCNU Situbondo. 

Sebelum acara Munajat atau do’a dipanjatkan diawali dengan prakakata panitia oleh KH. Muzammil Firdaus, kemudian amanat PBNU yang dibacakan oleh KH. Fata Yasin Romli; Wakil Ketua PCNU Sitibondo, setelah itu pembacaan Resolusi Jihat yang dibacakan oleh K. Kholqi Rohman; Sekretaris PCNU Situbondo. Munajat atau Dzikir Istighatsah dipimpin oleh KH. Zubdi Asrori; Wakil Rais PCNU Situbondo

Sebelum rangkaian sesi munajat dimulai, acara diawali dengan nonton bareng (nobar) film “Sang Kiai”, yang menggugah semangat perjuangan santri dan kiai dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Momen tersebut menjadi refleksi bersama bahwa semangat Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat akan tanggung jawab besar santri dalam mengawal bangsa menuju kemuliaan peradaban.

Dengan kehadiran ratusan peserta dan kemeriahan acara yang tetap dijaga dalam nuansa khidmat, Munajat Santri untuk Negeri di Makhad Islam Kontemporer Sarina menjadi salah satu momentum bersejarah dalam memperingati Hari Santri Nasional tahun ini, bukti nyata bahwa semangat santri Situbondo tak pernah padam.

Kiai Zakariya AA. secara khusus menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama ikut mensukseskan kegiatan ini, terutama kepada PCNU Situbondo yang telah mempercayakan MIK Sarina untuk ditempati acara Munajat Santri Untuk Negeri.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2