Bupati Sumenep Dukung Penuh Pedagang Kecil di Perantauan, Apresiasi Gagasan Paguyuban TKM Klaten

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jagat Indonesia — Paguyuban Tretan Klontong Madura (TKM) Klaten melakukan silaturahmi ke Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., sebagai bentuk mempererat hubungan sekaligus menyampaikan berbagai inisiatif komunitas pedagang perantau asal Madura di wilayah Klaten. (Sabtu 15/11/2025)

Dalam pertemuan hangat tersebut, Bupati Sumenep menyampaikan apresiasi atas gagasan dan upaya Paguyuban TKM Klaten yang selama ini aktif membina para pedagang klontong di perantauan, khususnya terkait himbauan pengaturan jarak antar toko klontong di Klaten. Menurutnya, kebijakan dan disiplin internal seperti itu sangat membantu menciptakan persaingan sehat antar pedagang kecil.

Bupati Fauzi menggambarkan pentingnya aturan tersebut dengan perumpamaan sederhana.

“Ibarat makan roti satu kotak untuk berempat, ya pasti kurang. Pengaturan jarak itu diperlukan supaya rejeki bisa terbagi dan semua pedagang tetap hidup,” jelasnya.

Selain memberikan apresiasi, Bupati Sumenep juga menitipkan salam hormat kepada Bupati Klaten sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang positif dalam menjaga iklim usaha masyarakat perantau Madura.

Bupati Sumenep A. Fauzi juga berharap bahwa pedagang kecil asal Sumenep yang merantau, seperti yang tergabung dalam TKM Klaten, memiliki peran ganda. Selain menggerakkan roda perekonomian keluarga, mereka juga bertindak sebagai Duta Informal yang membawa nama baik Kabupaten Sumenep dan Pulau Madura.

Ketua Paguyuban TKM Klaten, Andri Priyo Subarno, mengungkapkan bahwa komunitasnya berkomitmen menjaga kerukunan, menaati aturan daerah, serta terus berkontribusi positif bagi masyarakat Klaten. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan atensi yang diberikan Bupati Sumenep.

Silaturahmi tersebut berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas perantau dalam menguatkan ekonomi pedagang kecil.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep
Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid
Sinergi Pusat-Daerah: 9 Paket Program Ayam Petelur Siap Berdayakan Peternak Jombang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WIB

Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2