SEMERU MELUAP : Lahar Dingin Susulan Kepung Kampung Renteng Sumberwuluh, Warga dan Pengguna Jalan Diminta Siaga Penuh

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang, Jagat Indonesia, Senin 24 November 2025 – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih berada pada Status Awas (Level IV) kembali menimbulkan dampak serius. Menyusul curah hujan tinggi yang terjadi di area puncak, telah dilaporkan terjadi banjir lahar dingin susulan yang masif.

​Menurut pantauan terkini pada sore ini, Senin (24/11/2025), sekitar pukul 16.05 WIB, aliran lahar dingin tersebut dilaporkan telah mencapai area Kampung Renteng, Sumberwuluh, Lumajang. Lokasi ini merupakan salah satu jalur rawan yang berdekatan dengan aliran sungai atau Besuk yang berhulu di Semeru.

Kondisi Gunung dalam 24 Jam Terakhir, sejak Minggu (23/11) hingga hari ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan bahwa status Gunung Semeru tetap berada di Level IV (Awas) menyusul peningkatan aktivitas kegempaan, letusan, dan guguran lava dalam beberapa hari terakhir.

​Pada Minggu (23/11), PVMBG bahkan mencatat puluhan letusan kecil.

​Pada pagi hari ini, Senin (24/11), Semeru kembali terpantau mengembuskan asap putih setinggi 500 meter hingga 1.000 meter dari puncak, disusul dengan rekaman erupsi pada seismograf pukul 03.04 WIB.

​Kondisi tersebut, ditambah dengan intensitas hujan tinggi, memicu mobilisasi material vulkanik sisa erupsi besar pada 19 November lalu, yang kemudian menjadi banjir lahar dingin.

Imbauan Keselamatan Mendesak kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berhulu di Gunung Semeru, serta para pengguna jalan yang melintasi jalur sekitar, diimbau untuk:

​Menghindari atau membatasi aktivitas di sekitar jalur aliran lahar dingin, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, dan segera menjauh jika hujan deras terjadi.

​Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan seperti banjir lahar dingin dan longsor.

​Mematuhi semua rekomendasi dan arahan dari petugas mitigasi bencana dan pemerintah daerah.

​Masyarakat juga diajak untuk terus mengirimkan doa demi keselamatan seluruh warga Lumajang dan para pengguna jalan di kawasan rawan bencana tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep
Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid
Sinergi Pusat-Daerah: 9 Paket Program Ayam Petelur Siap Berdayakan Peternak Jombang
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WIB

Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:45 WIB

Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2