KRISIS KEMANUSIAAN TAK TERELAK: Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 770 Jiwa, 582 Ribu Pengungsi Butuh Bantuan

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Jakarta, 4 Desember 2025 – Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) kini telah ditetapkan sebagai krisis kemanusiaan berskala besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (3/12) malam mengoreksi data terbaru, mencatat korban meninggal dunia mencapai 770 jiwa, dan 463 jiwa lainnya masih dinyatakan hilang.

​Fokus Utama: Angka Korban dan Keputusan Pusat

​Lonjakan angka korban ini disebabkan oleh temuan baru di wilayah terdampak paling parah. Menko PMK, Muhadjir Effendy, menyatakan bencana ini merupakan pukulan berat bagi bangsa.

“Ini tragedi nasional. Jumlah korban yang mencapai ratusan jiwa menuntut respons cepat dari seluruh lini pemerintah. Kita tidak boleh lengah sedetik pun dalam upaya pencarian dan penyelamatan. Dana siap pakai sudah saya instruksikan untuk segera dicairkan hari ini,” tegas Muhadjir Effendy saat memberikan keterangan pers di kantor Kemenko PMK [Dilansir dari Kompas.com].

​Kendala Distribusi dan Jeritan Pengungsi

​Distribusi logistik menghadapi tantangan berat. Akses darat yang lumpuh total memaksa BNPB mengerahkan 7 unit helikopter untuk suplai ke desa-desa terisolasi.

​Seorang pengungsi di Agam, Sumatera Barat, bernama Rina (45), memberikan testimoni pedih: “Kami di sini kekurangan air bersih, anak saya sudah demam dua hari. Bantuan memang ada, tapi datangnya hanya lewat udara dan tidak cukup untuk kami semua. Kami hanya bisa pasrah,” ujarnya saat diwawancarai tim jurnalis di Posko Pengungsian Agam.

​Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya peningkatan kasus demam dan ISPA di posko pengungsian, menuntut suplai obat-obatan dan sanitasi yang lebih memadai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2