Wabup Imam Hasyim Resmikan Smart Farming Kasengan: Wajah Baru Pertanian Sumenep yang Modern dan Presisi

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup KH. Imam Hasyim lagi meninjau tanaman Melon

Wabup KH. Imam Hasyim lagi meninjau tanaman Melon

JAGATINDONESIA.COM, SUMENEP – Sektor pertanian di Kabupaten Sumenep resmi melakukan lompatan besar menuju era digital. Hal ini ditandai dengan peresmian Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kamis (18/12/2025).

​Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, S.H., didampingi jajaran DKPP dan Forkopimka. Kehadiran teknologi ini diharapkan menjadi standar baru bagi petani di ujung timur Pulau Madura.

​Dalam sambutannya, Wabup KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa pertanian masa depan harus dikelola secara terukur. Menurutnya, penggunaan teknologi bukan sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan untuk menjaga kualitas produksi.

“Pertanian hari ini harus cerdas. Dari suhu hingga irigasi, semua harus terukur agar hasilnya maksimal. Kita buktikan hari ini, produk Kasengan bisa tembus ke pasar modern seperti Indomaret karena kualitasnya yang konsisten,” ujar Kiai Imam Hasyim saat meninjau green house selada dan melon.

​Kepala Desa Kasengan: “Ini Kebanggaan dan Peluang Baru”

​Kegembiraan tidak hanya dirasakan oleh jajaran Pemkab, tetapi juga oleh Pemerintah Desa Kasengan. Kepala Desa Kasengan mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme yang luar biasa atas dipilihnya desa mereka sebagai pilot project pertanian modern ini.

​Ia menilai, peresmian kawasan ini adalah anugerah bagi warga desa, khususnya para kelompok tani yang kini memiliki sarana belajar teknologi pertanian tingkat tinggi.

“Kami sangat senang dan bangga Desa Kasengan dipercaya menjadi pusat pengembangan smart farming. Ini adalah peluang besar bagi warga kami untuk meningkatkan taraf ekonomi. Dengan sistem ini, bertani jadi lebih efisien dan hasilnya lebih pasti,” ungkap Kepala Desa Kasengan dengan penuh semangat.

​Ia juga berharap, dengan adanya kawasan hortikultura ini, Desa Kasengan dapat dikenal sebagai desa produsen sayur dan buah berkualitas unggul di Sumenep.

​Selain meningkatkan kualitas produksi, Wabup KH. Imam Hasyim berharap kehadiran kawasan ini menjadi magnet bagi generasi muda. Ia ingin anak-anak muda Sumenep tidak lagi malu menjadi petani, karena kini pertanian bisa dikelola secara modern dan menjanjikan keuntungan besar.

“Alhamdulillah, ini bisa membangkitkan semangat anak-anak muda untuk berpikir bahwa pertanian itu maju, keren, dan menjanjikan bila dikelola dengan ilmu,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2