Warga Dusun Gulugur Timur Desa Kalowang Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep; Jembatan Kayu Lapuk Mengancam Keselamatan

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jagat Indonesia, Sumenep – Kondisi infrastruktur di wilayah Kalowang, Jawa Timur, kini tengah menjadi sorotan warga. Sebuah jembatan kayu yang menjadi akses vital bagi mobilitas penduduk setempat ditemukan dalam kondisi rusak parah dan sangat membahayakan bagi siapa pun yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (20/12/2025) sore, jembatan yang tersusun dari papan kayu tersebut tampak sudah mulai lapuk dan berlubang. Beberapa bagian kayu penyangga terlihat patah, meninggalkan celah menganga yang dapat menjerat roda kendaraan maupun kaki pejalan kaki.

Kondisi yang Memprihatinkan Jembatan yang terletak di titik koordinat 7,1205S 114,3130E ini merupakan jalur penghubung di area pemukiman dan perkebunan. Mengingat lokasinya yang berdekatan dengan fasilitas umum seperti SDN Kalowang V dan unit usaha warga, kerusakan ini sangat menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan.

“Kondisinya sudah sangat rapuh. Kalau malam hari atau saat hujan, kami sangat was-was melintas karena kayu-kayunya licin dan rawan jeblos,” ujar salah satu warga yang sering melintasi jalur tersebut.

Hingga saat ini, jembatan tersebut hanya diperbaiki secara swadaya oleh warga dengan material seadanya. Namun, langkah tersebut dinilai tidak cukup karena struktur utama kayu sudah tidak mampu lagi menahan beban berat dalam jangka waktu lama.

Warga berharap pihak pemerintah daerah atau instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan renovasi permanen. Mengingat posisinya yang strategis, pembangunan jembatan beton yang lebih kokoh sangat diharapkan guna:

  • Menjamin keselamatan anak-anak sekolah dan pejalan kaki.
  • Memperlancar arus logistik dan usaha mikro warga sekitar.
  • Mencegah kecelakaan yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat ambruknya struktur kayu.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian terkait rencana perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut agar akses transportasi kembali normal dan aman.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2