SURABAYA MENGGUGAT: JANGAN JUAL MEMORI KAMI!

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ketika Bung Tomo membakar arek Suroboyo dalam berjuang mempertahankan Kemerdekaan

Ilustrasi ketika Bung Tomo membakar arek Suroboyo dalam berjuang mempertahankan Kemerdekaan

JAGAT INDONESIA, SURABAYA, 26 FEBRUARI 2026 – Bertempat di kawasan sakral Taman Bungkul dan Pesarean Mbah Sunan Bungkul, Paguyuban Arek Suroboyo Ngobrol & Olah Pikir (Pas Ngopi) bersama Majelis Ngopi Maneh secara tegas menyuarakan keprihatinan mendalam atas hilangnya jejak sejarah di tanah para pahlawan.

Dalam forum bertajuk “JAGA SEJARAH PERJUANGAN SURABAYA”, kami menegaskan bahwa Surabaya bukan sekadar kumpulan beton dan aspal, melainkan kristalisasi keringat dan darah para pejuang. Menghilangkan situs sejarah demi alasan ekonomi adalah bentuk amnesia kolektif yang mematikan jati diri kota.

“Nasionalisme bukan sekadar upacara seremoni setiap 10 November. Nasionalisme adalah keberanian menjaga warisan sejarah dari pengaburan dan penghilangan paksa oleh syahwat pembangunan.”

Rumah Radio Bung Tomo ketika masih berdiri utuh

PERNYATAAN SIKAP: LIMA TUNTUTAN AREK SUROBOYO

Kami tidak anti-investasi, kami tidak menolak kemajuan. Namun, kemajuan tanpa memori adalah kerapuhan. Terkait hilangnya situs bersejarah di Jalan Mawar, kami menuntut:

AUDIT TOTAL: Segera lakukan audit sejarah dan kebijakan atas hilangnya situs tersebut. Siapa yang bertanggung jawab harus bicara!

PENETAPAN CAGAR MEMORI: Tetapkan secara resmi lokasi Jalan Mawar No. 10 sebagai Titik Cagar Memori Perjuangan. Meski fisiknya telah tiada, spiritnya tidak boleh terkubur.

MEMORIAL SITE BERMARTABAT: Bangun kembali replikasi Rumah Radio Bung Tomo dan tetenger (penanda) yang layak di lokasi aslinya sebagai bentuk penghormatan tertinggi.

IKONISASI BUNG TOMO: Pembangunan patung Bung Tomo di fasilitas publik sepanjang Jalan Mawar sebagai pengingat bagi generasi mendatang.

PARTISIPASI PUBLIK: Libatkan komunitas sejarah dan masyarakat sipil dalam setiap kebijakan tata ruang yang bersinggungan dengan situs perjuangan.

Panggilan bergerak untuk Surabaya yang mana adalah kota yang dibangun dari nyali. Kami mengundang seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam saat identitas kota dipreteli satu per satu. Jalan Mawar No. 10 adalah harga diri.

SALAM SATU NYALI, WANI!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2