Cucu Nabi Bantah Statemen Cucu Ubed Bahwa Walisongo Berasal Dari Yaman

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jagat Indonesia| Pamekasan- Ceramah Viral Bapak Rizieq Shihab (Cucu Bapak Ubaidillah Yaman) yang meyebutkan bahwa Walisongo berasal dari Yaman mendapat bantahan keras dan tegas dari salah seorang cucu Nabi, yaitu Raden Maulana Sayyid KH. Abdul Hamid Roqib Suryodirjo.

Cucu Nabi ini menegaskan bawa Walisongo berasal dari Uzbekistan.

“Jadi leluhur Walisongo itu berasal dari Hejaz, berdakwah ke Persia, lanjut ke Uzbekistan, lanjut ke Hindhustan kemudian Yunnnan Cina. Dari Yunnan Cina mereka bergerak ke selatan yaitu Champa. Dari Champa lanjut ke Nusantara,” ucap RM Abdul Hamid Roqib.

Ia juga menyampaikan sumber data primer bahwa Walisongo berasal dari Uzbekistan, yaitu Data Naqobah Asyraf Pakistan, Manuskrip Bukhara, Manuskrip Yunnan, Beberapa Manuskrip Jawa, Manuskrip Toronan Madura, Manuskrip Jaddung Pakamban Madura, Manuskrip Bagandan Madura, Beberapa Manuskrip Dari Bangkalan Madura, serta Naskah Keraton Sumenep Madura.

Selanjutnya, RM. KH. Abdul Hamid Suryodirjo meminta Bapak Rizieq Shihab berhenti lakukan agitasi dan provokasi.

“Saya Harap Pak Riziq tidak ikut campur dalam Genealogi Walisongo, agar tidak selalu menimbulkan absurditas sejarah. Pak Riziq itu selalu salah dalam analisis Sejarah dan Genealogi, terutama tentang leluhur nusantara. Contoh, dulu Pak Riziq mengatakan Sunan gunung Jati menikah dengan ibunya. Itu narasi penyesatan. Jadi saran saya sama dengan Saran Raden Maulana Sayyid Dudung Abdur Rahman kepada Pak Riziq, sudah tua jangan terlalu banyak bikin narasi yang provokatif dan pembodohan sejarah. Perlu diketahui oleh pak Rizik kalau keluarga Baklawi tidak mau disinggung maka seharusnya mereka dulu yang introspeksi diri, jangan suka merecoki keluarga kami (Wali Songo), hentikan upaya pencangkokan nasab walisongo kepada Baklawi. Kami punya keluarga sendiri, kami punya naqobah sendiri, silahkan keluarga Baklawi Yaman exsis dengan Baklawi Yamannya di indonesia dengan tanpa merasa paling tinggi dengan tanpa angkuh dan Sombong, hentikan fitnahan dan provokasi, baik kepada kepala negara maupun tokoh bangsa dan para ulama Nusantara” tegas Pengasuh Pesantren Palalang Pamekasan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2