BSN Sumenep Napak Tilas Perjuangan Ulama Lewat Tawasul Kebangsaan Jelang Pelantikan PCNU 2026–2031

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAGAT INDONESIA | SUMENEP – Menjelang pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2026–2031, Banteng Sakera Nahdliyin (BSN) Sumenep menggelar kegiatan Ziarah dan Tawasul Kebangsaan ke sejumlah maqbarah ulama dan muasis NU di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual sekaligus bentuk penghormatan terhadap jasa para ulama NU yang tidak hanya berdakwah dan membina umat, tetapi juga ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ketua BSN Sumenep, Maryono, mengatakan agenda ziarah dan tawasul ini digelar sebagai bentuk khidmat masyarakat Nahdliyin dalam menyambut pelantikan PCNU Sumenep agar berjalan lancar, penuh keberkahan, dan membawa manfaat bagi umat serta bangsa.

“Para ulama dan muasis NU ini memiliki jasa besar, baik dalam perjuangan dakwah maupun perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebagai masyarakat Nahdliyin, kami ingin terus menjaga tradisi tawasul, ziarah, dan nilai perjuangan yang diwariskan para ulama,” ujar Maryono.

Sementara itu, terdapat tiga titik lokasi ziarah tahap awal, yakni maqbarah KH Zainal Arifin, KH Abi Sujak, dan Asta Tinggi Sumenep. Agenda tersebut rencananya akan terus berlanjut ke sejumlah maqbarah ulama dan muasis NU lainnya hingga menjelang hari pelantikan.

Diketahui, pelantikan Pengurus PCNU Sumenep masa khidmat 2026–2031 akan digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Braji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep.

Maryono berharap momentum pelantikan PCNU Sumenep nantinya tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, namun juga memperkuat semangat kebersamaan, nasionalisme, dan tradisi ke-NU-an di tengah masyarakat.

“Harapannya NU Sumenep terus berkhidmad untuk umat, menjadi suluh persatuan bangsa, serta akar tradisi dan nilai ke-NU-an tetap dirawat oleh generasi penerus,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2