Naghfir’s Institute membuka gerakan Donasi Untuk Aceh Sumatera

"Di Bawah Inspirasi Mas Doktor Naghfir: Mari Kita Ubah Air Mata Menjadi Energi Kebangkitan, Membawa Cahaya ke Griya Berkat Regency: Titik Kumpul Kebaikan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera."

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​(Padang, 7 Desember 2025) – Di bawah langit yang kelabu, namun dengan semangat kemanusiaan yang tak pernah padam, sebuah gerakan hati kembali membentang. Aceh dan Sumatera, yang kini tengah berjuang memeluk kembali puing-puing duka akibat bencana, memanggil setiap jiwa untuk berbagi kehangatan. Inilah bukan sekadar ajakan, melainkan getaran nurani yang meminta kita menjadi jembatan kasih.

Air Mata yang Menjadi Sungai Kebaikan setiap derita di Serambi Mekkah adalah luka bagi kita semua. Setiap tetes air mata yang jatuh di tanah Sumatera adalah panggilan untuk tangan yang siap menopang. Melalui inisiatif mulia, Kantor Notaris Naghfir Peduli membuka pintu cahayanya, menyulut lilin harapan di tengah kegelapan.

Kantor Naghfir Instute yang beralamat di Griya Berkat Regency Gg. III No. 24 Jalan Jokotole Lingkar Barat Batuan ini, kini bukan hanya tempat mengurus berkas, melainkan rumah sementara bagi empati dan kepedulian. Ini adalah mimbar tempat kita, sebagai sesama anak bangsa, menyuarakan bahwa mereka tidak sendirian.

Donasi: Bukan Sekadar Barang, Tapi Jiwa yang Terbagi apa yang kita berikan, biarlah menjadi jubah yang membalut kedinginan, obat yang menyembuhkan luka fisik dan batin, serta bahan makanan yang menopang kehidupan.

Pakaian: Menghadirkan kembali martabat dan kehangatan yang hilang.

Obat-obatan: Mempercepat pemulihan, membisikkan janji kesembuhan.

Bahan Makanan: Menjadi energi untuk bangkit, bahan bakar bagi harapan baru.

Sosok Inspiratif di balik gerakan ini, berdiri tegak seorang tokoh muda yang energinya mengalir deras: Mas Doktor Naghfir. Beliau bukan hanya seorang akademisi atau profesional hukum, tetapi sebuah obor inspirasi yang membuktikan bahwa kepemudaan adalah sinonim dari aksi nyata dan kepedulian tulus. Dalam diri beliau, kita melihat cerminan bahwa satu orang bisa menyalakan ribuan hati.

​Mari, jadikanlah momentum ini sebagai bukti bahwa solidaritas kita lebih kokoh dari badai mana pun. Setiap helai pakaian, setiap butir obat, setiap suap makanan yang Anda ulurkan, adalah benang emas yang merajut kembali senyum dan asa di wajah saudara-saudara kita.

Jangan biarkan hati nurani membisu.

​Untuk informasi dan uluran kasih lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Kontak Person yang tertera pada poster, atau langsung mendatangi alamat Kantor Naghfir Instute Peduli yang telah tersedia.

Mari bersama-sama, kita ukir puisi kemanusiaan terindah di tanah Aceh dan Sumatera. Karena memberi bukan mengurangi, melainkan melipatgandakan cinta.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Mahfud MD di Haul Kiai Agung Raba ke-526: Dorong Madura untuk Peradaban Indonesia Lebih Maju
YPI SUNAN BONANG MENJADI TUAN RUMAH PENGAJIAN RUTIN PCNU SITUBONDO
Menyingkap Kabut Sejarah Batuampar: Menakar Ulang Sejarah Kyai Banyukalong Mertua Kyai Enthol Bungsoh dan Misteri Pèrèngan
Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat
Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman
Momentum Idul Adha, WKB Politik & Reformasi Sistem Hukum Nasional PDIP Sumenep Pererat Kebersamaan
Sentuh Hati Guru Ngaji dan Wong Cilik, BSN Hidupkan Semangat Kurban
Sinergi Warga Desa Ganting Sidoarjo: Mushola Illiyin Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing pada Idul Adha

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:21 WIB

Pesan Mahfud MD di Haul Kiai Agung Raba ke-526: Dorong Madura untuk Peradaban Indonesia Lebih Maju

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:49 WIB

YPI SUNAN BONANG MENJADI TUAN RUMAH PENGAJIAN RUTIN PCNU SITUBONDO

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menyingkap Kabut Sejarah Batuampar: Menakar Ulang Sejarah Kyai Banyukalong Mertua Kyai Enthol Bungsoh dan Misteri Pèrèngan

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Berita Terbaru

Artikel

SUSUR GALUR PEREMPUAN NEGARAWAN HEBAT INDONESIA

Rabu, 3 Jun 2026 - 20:09 WIB

Surabaya

Kajian Fenomena Rebahan Produktif

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:29 WIB

2