PRESS RELEASE: *FGD Forum Pendidikan Jawa Timur Dorong Reformasi Mutu Pendidikan dan Pembentukan Dewan Guru Nasional*

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 6 Februari 2026 — Forum Pendidikan Jawa Timur (FPJT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Mutu Pendidikan Mulai dari Mana?” pada Kamis (6/2/2026) di Masjid Cheng Hoo, Surabaya.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog kritis untuk merespons krisis pembelajaran nasional sekaligus merumuskan arah kebijakan pendidikan yang berkelanjutan dan berpihak pada martabat guru.

FGD ini dihadiri oleh Reni Astuti, Anggota DPR RI Komisi X, yang menegaskan pentingnya kebijakan pendidikan yang tidak berhenti pada aspek administratif dan proyek jangka pendek, tetapi menyentuh langsung kualitas pembelajaran dan perlindungan profesi guru.

Sebagai pemantik materi, Prof. Dr. Murpin J. Sembiring menegaskan bahwa Indonesia tengah menghadapi learning crisis—kondisi di mana sekolah hadir, tetapi proses pembelajaran belum berjalan optimal. Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara berurutan, sistemik, dan berbasis bukti, dengan menempatkan kualitas guru sebagai faktor utama.

“Mutu pendidikan bukan hasil dari satu program sesaat. Ia adalah sistem yang harus dibangun secara konsisten, dimulai dari kualitas guru dan proses pembelajaran,” ujar Prof. Murpin.

FGD juga menyoroti peran Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sebagai instrumen diagnosis mutu pembelajaran, bukan alat penghukuman bagi siswa maupun guru. Tanpa tindak lanjut yang berpihak pada penguatan kapasitas guru, asesmen berisiko menjadi sekadar ritual pengukuran tanpa perbaikan nyata.

Dalam sesi pembahasan, M. Isa Ansori, Ketua DPP Koalisi Pegiat Pendidikan Ramah Anak Indonesia, mengangkat persoalan serius terkait kerentanan guru terhadap intimidasi, ancaman, dan kriminalisasi saat menjalankan tugas pedagogik.

“Guru sering dituntut meningkatkan mutu, tetapi tidak diberi perlindungan ketika menjalankan fungsi mendidik. Dalam iklim ketakutan, pendidikan kehilangan ruhnya,” tegas Isa Ansori.

FGD ini secara khusus merekomendasikan pembentukan Dewan Guru Nasional hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai lembaga etik dan profesional untuk: menjaga martabat dan independensi guru, memberikan perlindungan dari intimidasi dan kriminalisasi, menjadi ruang deliberasi profesional dalam menyelesaikan persoalan pendidikan, serta memperkuat kebijakan pendidikan berbasis bukti dari lapangan.

Forum sepakat bahwa memuliakan guru adalah prasyarat utama untuk memperbaiki mutu pendidikan. Tanpa perlindungan dan kepercayaan kepada guru sebagai profesional, berbagai kebijakan pendidikan berpotensi gagal di tingkat implementasi.

FGD Forum Pendidikan Jawa Timur menutup diskusi dengan seruan agar negara dan pemangku kebijakan berani menjadikan guru sebagai subjek utama reformasi pendidikan, bukan sekadar objek kebijakan.

Sekjend Forum Pendidikan Jawa Timur

Prof. Murpin J Sembiring

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:44 WIB

BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2