Dipercaya Mengatasi Kebuntuan, Prof. Kyai Niam Ditunjuk sebagai Caretaker Rais Syuriah NU Jakarta Pusat

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jagat Indonesia | Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk tim karteker untuk memimpin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat. Penunjukan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengatasi kebuntuan organisasi serta memastikan keberlanjutan roda jam’iyah hingga terselenggaranya konferensi cabang.

Dalam Surat Keputusan PBNU, sosok sentral yang dipercaya memimpin sebagai Rais Syuriah adalah Prof. Dr. KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh. Beliau dikenal luas sebagai ulama muda sekaligus akademisi yang memiliki kapasitas kuat dalam manajemen organisasi dan pengambilan keputusan strategis. Diamanahi sebagai Katib Syuriah PBNU 2 periode, ketua umum Majelis Alumni IPNU dan pengasuh Pesantren Al Nahdlah.

Selain itu, struktur Karateker juga diisi oleh sejumlah tokoh NU yang berpengalaman, di antaranya KH. Jamaluddin F. Hasyim sebagai Katib dan Dr. KH. Miftah Faqih sebagai Ketua, serta jajaran anggota lainnya.

Penunjukan ini merupakan mandat langsung dari PBNU guna menjalankan tugas-tugas kepengurusan PCNU Jakarta Pusat masa kerja 2026, dengan berpedoman pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga NU serta peraturan organisasi yang berlaku.

Lebih lanjut, tertuang dalam konsideran SK bahwa karteker diberikan mandat untuk segera melaksanakan Konferensi Cabang dalam waktu paling lama tiga bulan sejak diterbitkannya keputusan tersebut. Konferensi ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus regenerasi kepemimpinan NU di Jakarta Pusat.

Penunjukan karteker ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas organisasi serta memastikan NU tetap hadir sebagai kekuatan keagamaan dan sosial yang solutif di tengah masyarakat.

Banyak pihak optimistis kebuntuan yang terjadi dapat segera diurai, sekaligus membawa PCNU Jakarta Pusat kembali solid, produktif, dan berkhidmat bagi warga NU.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keberhasilan Dr. Naghfir Meraih Gelar Doktor Disambut Sukacita oleh Keluarga Besar MTA MAQOMAM MAHMUDA Batuan
Fakta di Balik ‘Lempar Batu Sembunyi Tangan’ Eks Pengurus NU Kota Situbondo
Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H: Khidmatnya Haul Bujuk Buarren Pamekasan Pererat Silaturahmi Keluarga Besar
Mempererat Tali Persaudaraan, Trah Pangeran Aryo Jokotole (TAPAROJO) Resmi Dibentuk di Sumenep
Raden Mas KH. Abdul Hamid Roqib di Haflatul Imtihan Yayasan Hayatul Mursyidin Berpesan : Ilmu Tanpa Barokah Takkan Berdampak
Pesan Mahfud MD di Haul Kiai Agung Raba ke-526: Dorong Madura untuk Peradaban Indonesia Lebih Maju
YPI SUNAN BONANG MENJADI TUAN RUMAH PENGAJIAN RUTIN PCNU SITUBONDO
Menyingkap Kabut Sejarah Batuampar: Menakar Ulang Sejarah Kyai Banyukalong Mertua Kyai Enthol Bungsoh dan Misteri Pèrèngan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10 WIB

Keberhasilan Dr. Naghfir Meraih Gelar Doktor Disambut Sukacita oleh Keluarga Besar MTA MAQOMAM MAHMUDA Batuan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:01 WIB

Fakta di Balik ‘Lempar Batu Sembunyi Tangan’ Eks Pengurus NU Kota Situbondo

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H: Khidmatnya Haul Bujuk Buarren Pamekasan Pererat Silaturahmi Keluarga Besar

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:35 WIB

Mempererat Tali Persaudaraan, Trah Pangeran Aryo Jokotole (TAPAROJO) Resmi Dibentuk di Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:50 WIB

Raden Mas KH. Abdul Hamid Roqib di Haflatul Imtihan Yayasan Hayatul Mursyidin Berpesan : Ilmu Tanpa Barokah Takkan Berdampak

Berita Terbaru

Opini

Menakar Arah Gegeran NU 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 08:39 WIB

2