JAGAT INDONESIA | SUMENEP – Sebuah momentum bersejarah bagi keluarga besar keturunan Pangeran Aryo Jokotole terjadi pada malam Jumat Kliwon, 12 Juni 2026. Bertempat di Patobin Kiyai Dzul Mannan bin K. Imam Karay, telah resmi dibentuk wadah kekeluargaan yang diberi nama Trah Pangeran Aryo Jokotole, atau disingkat TAPAROJO.
Pembentukan organisasi ini menjadi titik awal langkah konsolidasi bagi seluruh kerabat yang tersebar untuk mempererat silaturahmi serta melestarikan nilai-nilai luhur sang leluhur.
Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, telah disepakati kepengurusan TAPAROJO masa khidmat awal, yakni:
- Ketua: K. R. Mas Abdul Hamid Roqib Suryodirjo
- Wakil Ketua: K. R. Mas Ahmad Ulul Azmi
- Sekretaris: R. Mas Arya Mohammad Rusli Soeryoprojo
- Bendahara: Lora R. Mas Zainur Ridho
Pangeran Aryo Jokotole, atau yang juga dikenal sebagai Adipati Kudapanole, merupakan sosok sentral dalam sejarah yang sangat dihormati oleh masyarakat Madura. Dalam arahannya, K.R. Mas Abdul Hamid Roqib Suryodirjo menekankan pentingnya organisasi ini sebagai jembatan bagi siapa saja yang memiliki ketersambungan nasab.
“Apapun dan bagaimanapun, Pangeran Aryo Jokotole adalah Bujuk, bângaseppo kita,” ujar Den Mas Hamid dengan penuh penekanan, merujuk pada sosok leluhur yang harus senantiasa dijunjung tinggi martabat dan silsilahnya.
Sebagai langkah konkret pertama pasca-pembentukan, TAPAROJO sepakat untuk segera menyelenggarakan Haul Pangeran Aryo Jokotole. Rencana ini disambut antusias dan diaminkan oleh seluruh kerabat yang hadir pada malam tersebut. Acara ini nantinya diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan fisik, tetapi juga sebagai media untuk merekatkan kembali ikatan kekeluargaan yang mungkin sempat renggang oleh waktu dan jarak.
Saat ini, pihak pengurus mulai mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang merasa memiliki ketersambungan silsilah dengan Pangeran Aryo Jokotole untuk segera bergabung. Langkah ini diambil agar TAPAROJO dapat menjadi wadah yang inklusif dan kuat dalam menjaga marwah keluarga besar.
Kehadiran TAPAROJO diharapkan mampu menjadi oase bagi keturunan Pangeran Aryo Jokotole untuk saling mengenal, berbagi cerita, serta bersama-sama merawat warisan sejarah yang ditinggalkan oleh sang Adipati.
Penulis : RedJI
Editor : Jagat Indonesia







