JAGAT INDONESIA | SUMENEP — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan WKB Politik & Reformasi Sistem Hukum Nasional DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan bersama relawan, simpatisan, serta awak media.
Kegiatan silaturahmi dan ramah tamah tersebut di inisiasi langsung WKB Politik & Reformasi Sistem Hukum Nasional DPC PDI Perjuangan Sumenep, Maryono, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Maryono mengatakan, kegiatan tersebut bukan hal baru karena telah menjadi agenda tahunan yang rutin digelar sejak dirinya masih aktif di jajaran pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Sumenep.
“Tradisi silaturahmi dan ramah tamah di momen Iduladha ini sudah menjadi agenda tahunan sejak saya berada di pengurus PAC PDIP Kota Sumenep. Alhamdulillah sampai sekarang semangat kebersamaan itu tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, Hari Raya Idul Adha bukan hanya momentum ibadah kurban, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial, mempererat hubungan emosional, dan menjaga komunikasi antar elemen masyarakat.
Ia menilai relawan, simpatisan, dan awak media memiliki peran penting dalam membangun suasana demokrasi yang sehat dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.
“Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian. Karena itu kami ingin terus menjaga budaya silaturahmi agar hubungan persaudaraan tetap kuat,” katanya.
Selain ramah tamah, kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog santai dan makan bersama dalam nuansa kekeluargaan. Para peserta tampak larut dalam suasana hangat sambil bertukar gagasan dan mempererat hubungan antar sesama.
Maryono berharap tradisi tahunan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari budaya gotong royong dan semangat persatuan.
“Yang paling penting adalah menjaga kebersamaan dan rasa saling menghargai. Karena dari silaturahmi inilah lahir kekuatan sosial dan persaudaraan,” pungkasnya.
Penulis : Gus Li
Editor : Jagat Indonesia







