Dukung Pemerintah Kabupaten, Nia Kurnia Fauzi : Pasangan Muda Harap Perhatikan Gizi Sebelum Menikah

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jagat – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya menekan angka stunting melalui berbagai langkah preventif. Salah satunya dengan mengajak pasangan muda yang akan menikah maupun merencanakan kehamilan untuk memeriksakan kesehatan ke Puskesmas.

Langkah ini dilakukan agar calon pengantin mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal, sekaligus mendapatkan arahan mengenai pola hidup sehat dan asupan gizi seimbang. Dengan begitu, risiko stunting pada anak dapat dicegah sedini mungkin.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum siklus kehamilan terjadi. Menurutnya, masa persiapan pernikahan menjadi momen penting untuk melakukan screening kesehatan.

“Generasi sehat lahir dari orang tua yang sehat dan siap. Karena itu pasangan muda harus benar-benar memperhatikan kesehatan dan gizi sejak sebelum menikah, bukan hanya ketika hamil,” ujar Nia.

Dalam program ini, Pemkab Sumenep melibatkan bidan, kader PKK, dan kader KB sebagai pendamping masyarakat di tingkat desa. Mereka berperan aktif dalam memberikan sosialisasi sekaligus mendampingi calon pengantin agar lebih siap menghadapi kehamilan.

Puskesmas juga didorong untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan konseling. Mulai dari pemeriksaan kadar hemoglobin, status gizi, hingga edukasi terkait pentingnya konsumsi makanan bergizi dan pola hidup sehat.

Pemerintah berharap, dengan keterlibatan semua pihak, angka stunting di Kabupaten Sumenep dapat terus ditekan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah untuk mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD
KECELAKAAN MAUT DI MARENGAN LAOK: SISWA SMPN 2 SUMENEP MENINGGAL DUNIA
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep
Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid
Sinergi Pusat-Daerah: 9 Paket Program Ayam Petelur Siap Berdayakan Peternak Jombang
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mendorong Pengelolaan Kawasan Tenurial Nelayan yang Adil, KNTI Sumenep Gelar Diskusi Kebijakan Bersama Pemkab dan DPRD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:45 WIB

PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WIB

Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:45 WIB

Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp 19 Juta dan Lakukan Pungli, Oknum Guru SDN Talang 3 Dilaporkan Wali Murid

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2