Tokoh Masyarakat Arsiadi Kades Curah Tatal Selanjutnya Harus Empaty Kepada Masyarakat

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Jagatindonesia.com – Putaran pilkades 2028 di Desa Curah Tatal Kecamatan Arjasa yang masih tiga tahun penantian sudah menjadi perbincangan hiruk pikuk, siapa yang layak menjadi pemangku kebijakan Desa (Kades).

Menyikapi perjalanan refleksi bagaimana Kades selanjutnya yang akan maju / menjadi Kepala Desa Curah Tatal periode selanjutnya benar-benar mempunyai visi dan misi yang jelas bagaimana bisa membawa Desa lebih makmur serta mengedepankan apa yang diinginkan masyarakatnya berbaur dapat merasakan, memahami berbagai emosional perspektif bagaimana keadaan masyarakatnya.

Hal inilah, diinginkan Tokoh Masyarakat (Tomas) sebagai perwakilan dari lini-lini masyarakat Desa Curah Tatal Arsiadi yang sering bergerak berkecimpung langsung mempermudah urusan masyarakat khususnya Desa Curah Tatal, dengan inisiatif seperti isbat nikah bagi warganya agar mempunyai legalitas pernikahan secara resmi/identitas.

Dan yang patut mendapatkan apresiasi yakni dari tiga Dusun yang tak tersentuh dan tidak dapat penerangan PLN istilahnya Dusun gelap kini bisa menikmati terang malam dengan koordinasi cepat dengan pihak pihak terkait tiang pancang listrik PLN bisa masuk ke tiga Dusun, Dusun Mendik, Cobbuk serta Dusun Kerpang.

“Sudah menjadi kewajiban kita, lebih-lebih sesama Muslim untuk bisa berbuat membantu ya seperti, nikah dibawah tangan istilahnya Sirri, saya upayakan untuk Isbath Nikah biar legalitasnya jelas,” ujar Arsiadi saat bincang ringan di Cafe milik eks anggota dewan 2 periode Suarnam, Kamis 23/10/2025.

Lebih jauh menambahkan “Dulu tiga dusun itu gelap gulita jangankan penerangan umum tiang pancang listriknya saja tidak ada, masuk ke dusun tersebut kini Alhamdulillah warga 3 dusun sudah bisa beraktifitas di malam hari,” ungkapnya.

Dari hiruk pikuknya putaran PilKades 2028 muncul beberapa nama yakni Petahana Suswanto, Jasuli serta mantan Kades sosok wanita. Kurang lebih 4700 DPT warga Desa Curah Tatal yang akan memilih siapa yang layak menjadi pemimpin di Desa Curah Tatal yang bisa empati, serta menentukan bagaimana Desa Curah Tatal bisa Naik Kelas hingga Berkelas. 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Refleksi Delapan Dekade Bhayangkara Negara (REDEBHARA)
Menakar Arah Gegeran NU 2026
Fakta di Balik ‘Lempar Batu Sembunyi Tangan’ Eks Pengurus NU Kota Situbondo
Feodalisme Berbaju Demokrasi (FEOKRASI)
*MAKLUMAT CHENG HOO* Mengembalikan Ulama sebagai Navigator Nahdlatul Ulama

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WIB

Refleksi Delapan Dekade Bhayangkara Negara (REDEBHARA)

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:39 WIB

Menakar Arah Gegeran NU 2026

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2