Syaikh Muhammad Amin Asy Syinqithi Gelar Daurah Ilmiah di PonPes Darurrahman Sumenep

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jagat Indonesia, (30/10/2025) – Pondok Pesantren (PonPes) Darurrahman di Pangarangan, Sumenep, yang diasuh oleh KH. Fadlan Masykuri, hari ini menjadi pusat kegiatan keilmuan Islam dengan digelarnya Daurah Ilmiah bersama ulama terkemuka, Syekh Muhammad Amin Asy Syinqithi.

​Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini membahas secara mendalam Kitab Al Manzumah Al Bayquniyyah, sebuah matan (teks dasar) penting dalam ilmu Mustholah Hadits (istilah-istilah hadits).

​💡 Pentingnya Barokah dalam Memulai Ilmu

​Dalam pembukaan Daurah, Syaikh Muhammad Amin Asy Syinqithi menekankan pentingnya mencari keberkahan.

Beliau menyampaikan sebuah dawuh (petuah), “Segala sesuatu jika tidak dimulai dengan Bismillah atau Alhamdulillah, akan kurang barokah. Oleh karenanya dalam kitab ini dimulai dengan Alhamdulillah.”

​Beliau melanjutkan, “Setelah itu disampaikan yang kedua dengan pembacaan Shalawat, karena ada satu hadits, walaupun hadits ini dhaif (lemah), kalau tidak dimulai dengan Shalawat juga kurang barokahnya, makanya dalam hal ini juga dimulai dengan Shalawat.”

Hal ini menunjukkan penghormatan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam tradisi keilmuan Islam.

​📚 Kupasan Tuntas Ilmu Mustholah Hadits

KH. Fadlan Masykuri menyampaikan rasa syukur atas kehadiran ulama besar dan membuka acara dengan dawuh (petuah) yang menjadi pengantar materi.

Beliau berujar:​ “Syekh Muhammad Amin menyampaikan tentang Mustholah Hadits yaitu seperti mulai dari hadits Shahih, Hasan, Dhaif dilihat dari marfuk, mauquf, mantuk.”

Dawuh ini sekaligus memberikan gambaran awal mengenai fokus utama dari Daurah Ilmiah yang disampaikan.

Berikut beberapa kutipan Materi inti yang disampaikan Syaikh Muhammad Amin Asy Syinqithi meliputi:

Klasifikasi Hadits: Pembahasan dimulai dari pengenalan hadits Shahih (valid), Hasan (baik), dan Dhaif (lemah), dilihat dari aspek Marfu’ (disandarkan kepada Nabi), Mauquf (disandarkan kepada Sahabat), dan Mantuk (lafazh yang jelas).

Hadits Palsu: Daurah ditutup dengan pembahasan mengenai bahaya hadits Maudhuk (palsu) atau hadits yang dibuat-buat dan dikarang sendiri.

Syekh Muhammad Amin Asy Syinqithi mengakhiri kegiatan dengan memimpin do’a khusus untuk PonPes Darurrahman, para santri, dan seluruh keluarga besar pesantren.

​➡️ Kunjungan Lanjutan ke PonPes Daar Al Mafahim

​Setelah menyelesaikan Daurah Ilmiah di PonPes Darurrahman, Syech Muhammad Amin Asy Syinqithi langsung melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Daar Al Mafahim di Torbang, Batuan, Sumenep. PonPes tersebut diketahui diasuh oleh Habib Musthofa Al Jufri, menandai rangkaian kunjungan beliau untuk menyebarkan ilmu di Madura (Khususnya di Kabupaten Sumenep).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”
HEBOH! Tokoh Pemuda dan Advokat Bongkar Bantahan PT Garam: “Faktanya Tidak Sesuai, Justru Semakin Membuka Dugaan Perlakuan Khusus!”
Permohonan Kerja Sama Ditolak, Kelompok Nelayan Blokade Saluran Air Pegaraman 1 Sumenep

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:44 WIB

BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2