Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

*) Penulis adalah Dzurriyah Bhuju' Adil Rabah/Anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB)

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Firman Syah Ali

Ada pemandangan berbeda saat penulis hadir acara Haul Kiai Agung Rabah di Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah, Pademawu, Pamekasan, tadi siang. Penulis melihat ada banyak UMKM buka lapak di lokasi kegiatan.

Penulis bertanya kepada Pengasuh Pondok, Bhuju’ Rabah IX, RKH Abdul Hamid Madani. Seorang bhuju’ usia muda, yang lebih suka dirinya dipanggil Mansuhana Al-Burombuh.

Menurut Mansuhana, haul hari ini adalah pertamakalinya Ponpes Syaikh Abdurrahman memberdayakan pedagang UMKM di lokasi inti kegiatan. Pedagang UMKM tersebut berasal dari unsur masyarakat sekitar maqbarah Kiai Agung Rabah, wali santri dan santri.

Setidaknya ada beberapa alasan pihak Ponpes menggelar bazar UMKM tanpa pungutan biaya tersebut.

Pertama, Konsep Haul Berdampak. Menurut Mansuhana, kegiatan haul sebaiknya jangan hanya menjadi ritual tahunan tanpa adanya dampak strategis terhadap umat.

Kedua, Konsep Rahmatan Lil Alamin. Bahwa ulama, sekalipun sudah wafat tetap bermanfaat untuk umat, terutama kelompok rentan.

Ketiga, Memenuhi Kebutuhan Jamaah. Jamaah yang menghadiri haul kerap butuh kuliner, oleh-oleh dll, maka pihak Ponpes menyediakannya.

Keempat, Pro Ekonomi Rakyat. Memperkuat ekonomi berbasis rakyat kecil dan berbasis lingkungan Pesantren.

Kelima, Perputaran Uang Lokal. Uang dari luar daerah langsung masuk dan berputar di kalangan pedagang kecil setempat.

Inilah inovasi dan warna baru dalam haul Kiai Agung Rabah, yang insya Allah akan dilaksanakan secara berkesinambungan dari tahun ke tahun.

Kiai Agung Rabah adalah tokoh spiritual dan pendakwah islam abad 16 dan 17, yang sezaman dengan Bhuju’ Agung Toronan dan Bhuju’ Azhar Bagandan. Pengaruh beliau sangat kuat terhadap dua kerajaan waktu itu, yaitu Kerajaan Pamekasan dan Kerajaan Sumenep.

Aktivitas dakwah Kiai Agung Rabah memicu berdirinya pemukiman santri. Tempat tersebut kemudian berkembang menjadi Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah saat ini. Pesantren ini tercatat sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Pulau Madura yang masih lestari hingga saat ini.

Mudah-mudahan Almarhhfurlah Kiai Agung Rabah senantiasa mendapatkan curahan rahmat, derajat mulia di sisi Allah SWT, serta aliran pahala amal jariyah yang tak pernah terputus. Mudah-mudahan para santri, keluarga dan muhibbin beliau diberikan kekuatan untuk melanjutkan syiar Islam yang telah dirintis oleh Almaghfurlah.

 

Lahul Fatihah.

Facebook Comments Box

Penulis : Cak Firman

Editor : Jagat Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman
Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan
Sekolah Hari Ini Terlalu Sibuk Saling Mengalahkan, Sampai Lupa Menyelamatkan Pendidikan.
Momentum Idul Adha, WKB Politik & Reformasi Sistem Hukum Nasional PDIP Sumenep Pererat Kebersamaan
Sentuh Hati Guru Ngaji dan Wong Cilik, BSN Hidupkan Semangat Kurban
Sinergi Warga Desa Ganting Sidoarjo: Mushola Illiyin Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing pada Idul Adha
Jalankan Amanah MH Said Abdullah, PAC Kota Sumenep Tebar Hewan Kurban di Hari Idul Adha
Meneladani Idul Adha: Menolak Kurban Hak Rakyat atas Nama Kekuasaan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:57 WIB

Sekolah Hari Ini Terlalu Sibuk Saling Mengalahkan, Sampai Lupa Menyelamatkan Pendidikan.

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:33 WIB

Sentuh Hati Guru Ngaji dan Wong Cilik, BSN Hidupkan Semangat Kurban

Berita Terbaru

Artikel

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Gambar Ilustrasi Kiyai Abdurrahman dari Sumenep ke Pamekasan

Artikel

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Artikel

Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

2