Tokoh Nasional dan Pengasuh Pesantren Berduka: Ibunda Mantan Kapolda NTB dan Nyai Hj. Nurfitriana Wafat

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Karimiyyah Beraji Sumenep turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ny. Hj. Sainah Binti Sadirun (Ibunda Mantan Kapolda NTB & Ny. Hj. Nurfitriana, serta Mertua Abuya KH. Busyro Karim). Semoga husnul khotimah."

JAGAT INDONESIA, SELONG LOMBOK TIMUR
– Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabar duka yang mendalam menyelimuti keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia dan Pondok Pesantren Al Karimiyyah, Beraji, Sumenep.

Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Hj. Sainah binti Sadirun, pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 04.00 WITA di RS Bhayangkara Mataram, Nusa Tenggara Barat.
​Almarhumah merupakan ibunda tercinta dari Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K. dan Ny. Hj. Nurfitriana, S.E., M.M., serta ibu mertua dari Pengasuh Ponpes Al Karimiyyah sekaligus tokoh Madura, Abuya KH. A. Busyro Karim, M.Si.

Rencana Pemakaman
​Jenazah almarhumah dijadwalkan akan dimakamkan pada sore hari ini:
​Hari/Tanggal: Kamis, 26 Februari 2026
​Waktu: Pukul 16.00 WITA (Ba’da Ashar)
​Lokasi: Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, NTB.
​Rumah duka berlokasi di Jl. TGKH Zainuddin Abdul Majid, Kelurahan Selong (tepat di depan Masjid Agung Al-Mujahidin, Selong, Lombok Timur).

Perjuangan Keluarga Menuju Rumah Duka
​Mendengar kabar duka tersebut, Abuya KH. Busyro Karim bersama Nyai Hj. Nurfitriana segera bertolak dari Jawa Timur. Meski sempat terkendala teknis hingga tertinggal jadwal pesawat di Bandara Juanda, beliau tetap mengupayakan sampai tepat waktu dengan mengambil rute penerbangan alternatif Surabaya–Bali, dilanjutkan menuju Lombok. Sementara anggota keluarga lainnya menyusul melalui penerbangan berikutnya.

​Sesuai tradisi masyarakat setempat di Selong, pihak keluarga direncanakan akan melaksanakan tahlilan selama 9 malam sebagai bentuk penghormatan terakhir dan doa bagi almarhumah.

 

​Doa untuk Almarhumah

Segenap keluarga besar Pondok Pesantren Al Karimiyyah dan kolega dari berbagai instansi mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala kekhilafan almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, dan menempatkan beliau di Jannatul Firdaus.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Irjen Pol. Hadi Gunawan, Nyai Hj. Nurfitriana, dan Abuya KH. Busyro Karim, diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.”

Lahu Al-Fatihah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *