Puncak acara ditandai dengan kehadiran KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo. Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, walau kedatangan beliau sedikit terlambat tapi hal ini menunjukkan keharmonisan antara ulama dan pemimpin daerah (umaro) dalam mengawal kegiatan keagamaan.
Kemeriahan suasana spiritual semakin terasa dengan iringan lantunan selawat dari Hadrah Syifa El Qolby (PP Sumber Padang Ganding) di bawah pimpinan K. Zainur Ridho, yang membuat suasana tasyakuran menjadi lebih hidup dan menyentuh hati.
Selain itu, deretan tokoh agama turut hadir memperkuat silaturahmi, di antaranya:
-
Gus Haris Batuan
-
KH. Ali Rifki (Lenteng)
-
KH. Sayuthi (Campaka Pasongsongan)
-
Sekretaris PCNU Sumenep
-
Nyai Sa’diyah (Nyi Sa’)
Dalam tausiahnya, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy memberikan pesan yang sangat relevan dengan realitas sosial saat ini. Beliau menekankan bahwa setiap tindakan awal akan menentukan aliran pahala atau dosa seseorang.
“Orang yang mengawali kebaikan, dan kebaikan tersebut terus berlangsung, maka kebaikan tersebut akan menjadi ladang pahala bagi yang mengawali,” tutur beliau.
Namun, beliau juga memberikan peringatan keras mengenai dampak negatif yang bisa menjadi dosa jariyah:
-
Waspada Jejak Digital: Beliau mengingatkan jamaah agar sangat berhati-hati dalam menggunakan media sosial. “Walaupun hanya share saja,” tegas beliau, setiap konten yang dibagikan memiliki konsekuensi spiritual jika mengandung hal yang kurang baik.
-
Harapan untuk Majelis: Beliau mendoakan agar Majelis Ratibul Haddad Naghfir terus Istiqomah dalam menebar kebersamaan, kedamaian dan kebaikan.
Segenap keluarga besar Majelis Ratibul Haddad Naghfir menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat, para kyai, Wakil Bupati, serta tim hadrah yang telah menyukseskan acara ini.
“Kami memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan. Semoga kebersamaan ini membawa Ridho Allah SWT bagi kita semua. Aamiin,” ungkap pihak panitia.
Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung dengan tertib dan lancar, meninggalkan kesan spiritual yang kuat bagi seluruh jamaah yang hadir.












