Mengikat Sanak di Pendopo Karaton: Harlah ke-5 PSMB Jadi Momentum Persatuan Spiritual Madura

Di Bawah Semboyan ‘Satu Hati Satu Jiwa’, Kepengurusan Baru Resmi Dikukuhkan untuk Membawa Misi Kedamaian bagi Masyarakat Madura

SUMENEP, JAGAT INDONESIA — Suasana khidmat bercampur hangat menyelimuti Pendopo Karaton Sumenep pada Ahad siang (21/12). Di bawah naungan bangunan bersejarah yang menjadi simbol martabat masyarakat Sumenep, Paguyuban Spiritual Madura Bersatu (PSMB) merayakan hari lahirnya yang ke-5. Bukan sekadar seremoni, acara ini menjadi ajang “reuni jiwa” bagi para tokoh spiritual di tanah Madura.

​Mengusung semboyan yang menyentuh hati, “Perbedaan Bukan Menjadikan Kita Beda, Tapi Perbedaan Menjadikan Kita Satu — Satu Hati, Satu Jiwa, Satu Tujuan”, PSMB menegaskan bahwa keberagaman pandangan justru merupakan kekayaan yang mempererat persaudaraan.

​Sinergi dan Penghormatan Terhadap Tradisi dalam Kesuksesan acara di lokasi sakral ini tidak lepas dari peran penting RB. Moh. Rifa’i, atau yang akrab disapa Gus Riri. Sebagai sosok penanggung jawab yang menjadi penyambung lidah antara PSMB dengan pihak Karaton Sumenep, ia menyampaikan rasa takzim dan apresiasinya.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pihak Karaton Sumenep atas izin dan sambutan hangatnya. Melaksanakan Harlah di sini adalah bentuk penghormatan kami terhadap akar budaya dan sejarah leluhur Madura. Semoga sinergi ini terus terjaga demi kemaslahatan umat,” ungkap Gus Riri dengan penuh ketulusan.

​Nahkoda Baru untuk Masa Depan dalam Momen ini juga menjadi tonggak sejarah baru dengan ditetapkannya kepengurusan PSMB untuk periode 2026-2030. Estafet kepemimpinan kini diamanahkan kepada:

​DPP PSMB: Lora As’raf (Ketua) dan Gus Farid (Wakil Ketua).

​PC Sumenep: Syaifullah/Gus Ipul (Ketua), Gus Ach. Jailani (Wakil Ketua), dan P. Nomo (Pembina).

​PC Pamekasan: Gus Fariy (Ketua), Gus Mukhlis (Wakil Ketua), dan K. Moh Imam (Pembina).

​Harapan dari Ujung Timur Madura, Ketua PC Sumenep terpilih, Syaifullah (Gus Ipul), menyampaikan bahwa jabatan ini adalah amanah untuk memastikan PSMB tetap menjadi rumah yang teduh bagi siapa pun.

“Kehadiran kami bukan untuk menonjolkan diri, melainkan untuk duduk bersama dan merangkul semua pihak. Kami berharap PSMB ke depan semakin solid dan mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat, serta terus konsisten menjaga marwah spiritualitas Madura yang santun dan bersatu,” ujar Gus Ipul.

​Ia juga berharap agar seluruh pengurus baru dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab demi tercapainya visi “Satu Hati, Satu Jiwa, Satu Tujuan”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *