(Padang, 7 Desember 2025) – Di bawah langit yang kelabu, namun dengan semangat kemanusiaan yang tak pernah padam, sebuah gerakan hati kembali membentang. Aceh dan Sumatera, yang kini tengah berjuang memeluk kembali puing-puing duka akibat bencana, memanggil setiap jiwa untuk berbagi kehangatan. Inilah bukan sekadar ajakan, melainkan getaran nurani yang meminta kita menjadi jembatan kasih.
Air Mata yang Menjadi Sungai Kebaikan setiap derita di Serambi Mekkah adalah luka bagi kita semua. Setiap tetes air mata yang jatuh di tanah Sumatera adalah panggilan untuk tangan yang siap menopang. Melalui inisiatif mulia, Kantor Notaris Naghfir Peduli membuka pintu cahayanya, menyulut lilin harapan di tengah kegelapan.
Kantor Naghfir Instute yang beralamat di Griya Berkat Regency Gg. III No. 24 Jalan Jokotole Lingkar Barat Batuan ini, kini bukan hanya tempat mengurus berkas, melainkan rumah sementara bagi empati dan kepedulian. Ini adalah mimbar tempat kita, sebagai sesama anak bangsa, menyuarakan bahwa mereka tidak sendirian.
Donasi: Bukan Sekadar Barang, Tapi Jiwa yang Terbagi apa yang kita berikan, biarlah menjadi jubah yang membalut kedinginan, obat yang menyembuhkan luka fisik dan batin, serta bahan makanan yang menopang kehidupan.
Pakaian: Menghadirkan kembali martabat dan kehangatan yang hilang.
Obat-obatan: Mempercepat pemulihan, membisikkan janji kesembuhan.
Bahan Makanan: Menjadi energi untuk bangkit, bahan bakar bagi harapan baru.
Sosok Inspiratif di balik gerakan ini, berdiri tegak seorang tokoh muda yang energinya mengalir deras: Mas Doktor Naghfir. Beliau bukan hanya seorang akademisi atau profesional hukum, tetapi sebuah obor inspirasi yang membuktikan bahwa kepemudaan adalah sinonim dari aksi nyata dan kepedulian tulus. Dalam diri beliau, kita melihat cerminan bahwa satu orang bisa menyalakan ribuan hati.
Mari, jadikanlah momentum ini sebagai bukti bahwa solidaritas kita lebih kokoh dari badai mana pun. Setiap helai pakaian, setiap butir obat, setiap suap makanan yang Anda ulurkan, adalah benang emas yang merajut kembali senyum dan asa di wajah saudara-saudara kita.
Jangan biarkan hati nurani membisu.
Untuk informasi dan uluran kasih lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Kontak Person yang tertera pada poster, atau langsung mendatangi alamat Kantor Naghfir Instute Peduli yang telah tersedia.
Mari bersama-sama, kita ukir puisi kemanusiaan terindah di tanah Aceh dan Sumatera. Karena memberi bukan mengurangi, melainkan melipatgandakan cinta.







