JAGAT INDONESIA | SUMENEP – MALANG – Suasana penuh syukur menyelimuti keluarga besar Majelis Ratibul Haddad Naghfir atas pencapaian akademik luar biasa yang diraih oleh sang tokoh utama, Dr. Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn.C.PM., C.H., C.Ht., CWC. Beliau baru saja resmi menyandang gelar Doktor setelah menyelesaikan promosi dan prosesi wisuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan predikat “Sangat Memuaskan”.
Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi Majelis Ratibul Haddad Naghfir. Sebagai sosok yang memimpin majelis ini, Dr. Naghfir dikenal mampu memadukan kedalaman ilmu agama dengan kecakapan intelektual hukum dan pengembangan diri yang mumpuni. Gelar Doktor ini dipandang sebagai manifestasi dari komitmen beliau dalam menjaga keseimbangan antara spiritualitas dan pendidikan formal.
“Ini adalah kebahagiaan bagi kami semua di Majelis Ratibul Haddad Naghfir. Semoga gelar ini membawa keberkahan ilmu yang lebih luas, serta semakin memperkuat langkah Dr. Naghfir dalam memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ungkap K. Musahwi dalam pernyataannya.
Dr. Naghfir, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat, kini mengemban tanggung jawab intelektual yang lebih besar. Dengan segudang kompetensi yang dimiliki, diharapkan beliau dapat terus menjadi teladan dan pilar kekuatan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan, baik dari sisi hukum maupun spiritual.
“Kami mendoakan agar amanah gelar Doktor ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya. Semoga ilmu yang beliau miliki menjadi ilmu nafi’ (ilmu yang bermanfaat) yang terus mengalirkan kebaikan untuk umat,” ujar perwakilan Majelis yang lain.
Pencapaian Dr. Naghfir di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota Majelis Ratibul Haddad Naghfir dan masyarakat luas untuk terus mengejar pendidikan setinggi mungkin, tanpa pernah meninggalkan akar pengabdian kepada umat.
Selamat atas gelar Doktor yang diraih, Dr. Naghfir. Semoga senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan dalam mengamalkan ilmu demi kemaslahatan masyarakat.
Penulis : Gus Li
Editor : Jagat Indonesia







