SKANDAL MBG SUMENEP: “Ini Bukan Makanan Bergizi, Tapi Beracun Gratis!”

Gizi atau Racun? Skandal Buah Busuk di SDN Pinggirpapas 1 Coreng Program MBG.

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAGATINDONESIA.COM, SUMENEP – Niat mulia Pemerintah Pusat melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tercoreng di akar rumput. Hari ini, SDN Pinggirpapas 1 menjadi sorotan tajam setelah sejumlah wali murid meluapkan amarahnya lantaran anak-anak mereka disuguhi buah yang sudah tidak layak konsumsi alias busuk.

​Proyek Ambisius yang Terkesan “Ugal-ugalan”, Program yang digadang-gadang sebagai solusi stunting dan peningkatan gizi pelajar ini justru menuai kritik pedas. Salah satu wali murid di SDN Pinggirpapas 1 menyatakan bahwa pelaksanaan di lapangan sangat jauh dari harapan.

“Program MBG itu bagus, tapi terkesan ugal-ugalan tanpa perhitungan yang mapan. Bayangkan anak saya dikasih buah busuk! Ini sih bukan Makanan Bergizi Gratis, tapi Makanan Beracun Gratis!” cetus salah satu wali murid dengan nada kecewa.

​Kondisi buah yang sudah berubah warna dan berbau tersebut memicu kekhawatiran massal akan kesehatan para siswa. Alih-alih mendapatkan asupan vitamin, para orang tua justru takut anak-anak mereka terserang penyakit pencernaan.

​Desakan Evaluasi Total: Jangan Main-main dengan Nyawa Siswa, kecewaan ini menjadi tamparan keras bagi pihak penyelenggara dan rekanan penyedia makanan. Minimnya pengawasan kualitas (quality control) dianggap sebagai lubang besar yang membahayakan keselamatan siswa.

​Wali murid mendesak agar Pemerintah segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap rantai pasok program MBG di Sumenep.

“Jadi saya minta Pemerintah untuk meninjau ulang program MBG ini dan harus tegas terhadap segala bentuk penyimpangan yang terjadi di lapangan,” tegas

Sebagai kontrol Sosial pihak wali murid Menanti Ketegasan Dinas, hingga berita ini diturunkan, publik menunggu langkah konkret dari Dinas Pendidikan maupun koordinator program MBG wilayah Sumenep. Jika penyimpangan seperti pemberian makanan tak layak ini dibiarkan tanpa sanksi tegas bagi vendor atau penyedia, maka marwah program nasional ini dipastikan akan runtuh di mata masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Hari Ini Terlalu Sibuk Saling Mengalahkan, Sampai Lupa Menyelamatkan Pendidikan.
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura
“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”
Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera
Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS
ISSITA Sumenep Kawal Pelestarian Budaya: Museum dan Seni Tari Jadi Fokus Utama Stafsus Menteri Kebudayaan
Sowan ke PP. Nurul Haromain Pujon, Majelis Ratibul Haddad Naghfir Jemput Keberkahan dari Abi KH. Ihya’ Ulumuddin
BSN Sumenep Napak Tilas Perjuangan Ulama Lewat Tawasul Kebangsaan Jelang Pelantikan PCNU 2026–2031

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:57 WIB

Sekolah Hari Ini Terlalu Sibuk Saling Mengalahkan, Sampai Lupa Menyelamatkan Pendidikan.

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:48 WIB

Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:42 WIB

Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS

Berita Terbaru

Artikel

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Gambar Ilustrasi Kiyai Abdurrahman dari Sumenep ke Pamekasan

Artikel

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Artikel

Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

2