Miris “TPS Hanya Berdinding Seng Lapuk Sampah Berserakan”

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak pemandangan sampah berserakan

Tampak pemandangan sampah berserakan

Situbondo, Jagatindonesia.com – Tata keindahan hingga kemajuan kota memang tidak lepas dari sisi kebersihan sangat krusial terutama penanganan sampah dalam menyikapi bagaimana tersalurnya sampah yang terendap di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) hingga menuju Peraduan terakhir yakni TPA.

Tentunya hal ini bisa terwujud dengan bentuk dari koordinasi antar per-bagai elemen masyarakat serta koordinasi antar instansi terkait. Mutlak harus ditopang dengan sarana & prasarana tempat yang layak dengan bentuk kondisi yang bagaimana tempat bisa menampung hingga sampah tidak akan berserakan seperti yang biasa terjadi di Jalan Sutemon City, jalan pintu gerbang menuju kawasan destinasi UMKM the Burnik City.

Begitu memprihatinkan Tempat Pembuangan Sampah tersebut, mengapa tidak!? hanya dengan berdindingkan sebuas seng saja, sampah terlihat berserakan mengganggu pemandangan pengguna jalan. Hal ini memungkinkan kerjasama antar instansi belum terjalin mesrah, terbukti sampah yang dari Pemkab juga dibuang di TPA Sutemon City yang selayaknya di angkut langsung ke TPA sampah.

“Ya, begini setiap harinya sampah sampai membludak/mluber kejalan karena TPS sampahnya terjadi pembiaran tidak dibangun”, ujar Arik salah satu Tomas dari Sutemon City. Rabu, 24/9/2025.

Penyebab penumpukan sampah hingga berkesan berserakan ke jalan terjadi karena tidak muatnya tempat serta sebagai tempat transit sampah dari instansi lain yang biasanya langsung ke Tempat akhir dan ini secara senyap dikeluhkan oleh pekerja lapangan pihak DLH.

“Tidak akan bertumpuk bagaimana, dari kantor lain juga dibuang kesini, padahal ada alat transportasi yang bisa dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir sampah, hal ini memang kesadaran bersama”, ungkap Nonim salah satu pekerja lapangan DLH.

Demi mewujudkan bagaimana kebersihan bisa terwujud, berangkatnya dari kesadaran pribadi masing-masing serta Pelaksana Pemerintah mendedikasikan bagaimana Situbondo Kota tercinta ini, menjadi tempat destinasi pendatang domestik ,bahkan mancanegara dan para investor karena kebersihannya sehingga Situbondo menuju Berkelas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura
“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”
Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera
Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS
ISSITA Sumenep Kawal Pelestarian Budaya: Museum dan Seni Tari Jadi Fokus Utama Stafsus Menteri Kebudayaan
BSN Sumenep Napak Tilas Perjuangan Ulama Lewat Tawasul Kebangsaan Jelang Pelantikan PCNU 2026–2031
BSN Kenang Warga NU Ganding yang Pernah Dorong Bung Karno Naik Haji
Kepemimpinan Berganti, Janji Tinggal Janji: Jalan Kokon-Tarebung Tak Kunjung Disentuh Meski Masuk RAPDES 2025

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:48 WIB

Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:42 WIB

Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:57 WIB

ISSITA Sumenep Kawal Pelestarian Budaya: Museum dan Seni Tari Jadi Fokus Utama Stafsus Menteri Kebudayaan

Berita Terbaru

Artikel

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Gambar Ilustrasi Kiyai Abdurrahman dari Sumenep ke Pamekasan

Artikel

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Artikel

Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

2