Pertumbuhan Ekonomi Situbondo Tembus 6,16 Persen, Lampaui Jatim dan Nasional

​"Situbondo Melejit! Didorong sektor pertanian (tebu dan tembakau), pertumbuhan ekonomi Situbondo Triwulan III/2025 mencapai 6,16%, melampaui rata-rata Jawa Timur dan Nasional."

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jagat Indonesia, Situbondo, Jawa Timur — Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, Tri Setyoningsih, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Situbondo pada triwulan III/2025 mencapai 6,16 persen. Angka ini tercatat lebih tinggi secara signifikan dibandingkan capaian Provinsi Jawa Timur maupun rata-rata nasional.

​Capaian pertumbuhan ekonomi Situbondo (6,16%) melampaui Provinsi Jatim yang berada di angka 5,22 persen, serta rata-rata nasional yang mencapai 5,04 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Situbondo kuartal 3 ini bagus yakni 6,16 persen, di atas provinsi dan nasional,” ujar Tri Setyoningsih dalam Rapat Koordinasi TP2ED, TP2DD, dan TPID di Situbondo, Senin.

Faktor Pendorong Pertumbuhan, Menurut Tri Setyoningsih, capaian ini menunjukkan bahwa ekonomi Situbondo tumbuh lebih cepat dan lebih kuat, mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi, produktivitas sektor unggulan, serta daya beli masyarakat yang membaik. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sinergi dari ketiga sektor utama:

  • Sektor Sekunder (Industri): Mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,01 persen. Dipicu oleh penguatan aktivitas industri pengolahan tembakau, industri furnitur, industri makan-minuman, dan realisasi belanja modal bangunan pemerintah.
  • Sektor Primer (Pertanian): Tumbuh sebesar 5,01 persen. Didorong oleh meningkatnya produksi tembakau dan tebu pada periode puncak panen tahun 2025.
  • Sektor Tersier (Jasa): Tumbuh stabil sebesar 5,24 persen. Ditopang oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, transportasi, dan berbagai layanan jasa.

​Perhatian Terhadap Inflasi dan Kolaborasi

​Meskipun pertumbuhan ekonomi Situbondo positif, Tri Setyoningsih mengingatkan pemerintah daerah yang tergabung dalam TPID, TP2ED, dan TP2DD untuk tetap mewaspadai dan menjaga kendali laju inflasi.

“Inflasi harus tetap dijaga, karena jika inflasi naik, maka tentu daya beli masyarakat akan menurun,” katanya.

BI Jember juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Situbondo dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di lingkungan pesantren.

​Apresiasi Pemerintah Daerah

​Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio), menyambut baik dan bersyukur atas capaian pertumbuhan ekonomi 6,16 persen tersebut. Ia menilai prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sentuh Hati Guru Ngaji dan Wong Cilik, BSN Hidupkan Semangat Kurban
Jalankan Amanah MH Said Abdullah, PAC Kota Sumenep Tebar Hewan Kurban di Hari Idul Adha
Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura
“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”
Mengharap Kebangkitan Rupiah di Hari Kebangkitan Nasional
Politik Makam : Tinjauan Sosio-Historis dan Yuridis
Bupati Achmad Fauzi Ajak PCNU Bersinergi Wujudkan Sumenep Maju dan Sejahtera
Dukung Spirit ‘Sambung Juang’, Banteng Sakera Nahdliyin Ucapkan Selamat Mubes XI IKSASS

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:33 WIB

Sentuh Hati Guru Ngaji dan Wong Cilik, BSN Hidupkan Semangat Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:50 WIB

Jalankan Amanah MH Said Abdullah, PAC Kota Sumenep Tebar Hewan Kurban di Hari Idul Adha

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Spontanitas Jiwa Penolong, Wabup Situbondo Ulfiyah Evakuasi Langsung Korban Laka Lantas di Jalur Pantura

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

“Terkait Dugaan Sengketa Lahan Batalyon di Parsanga, DPRD Sumenep Buka Ruang Audiensi bagi Warga”

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:57 WIB

Mengharap Kebangkitan Rupiah di Hari Kebangkitan Nasional

Berita Terbaru

Artikel

Haul Kiai Agung Rabah Menggerakkan Ekonomi Umat

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:52 WIB

Gambar Ilustrasi Kiyai Abdurrahman dari Sumenep ke Pamekasan

Artikel

Jejak Nama Raba dan Hijrahnya Kiai Abdurrahman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Artikel

Ketika Mahasiswa Menjadi Sekrup Pembangunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

2