Uang dan Kekuasaan yang Mempersatukan

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Dunia Sedang Mengalami Krisis Demokrasi*

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Amerika Serikat, demokrasi semakin dipengaruhi korporasi besar dan kelompok lobi yang mampu membiayai kampanye politik bernilai miliaran dolar. Kebijakan publik sering lebih dekat pada kepentingan pemilik modal dibanding rakyat biasa.

Di Rusia, kekuasaan eksekutif menjadi begitu dominan sehingga oposisi dan ruang kritik melemah drastis. Demokrasi tetap ada secara prosedural, tetapi substansinya menyusut.

Di Tiongkok, negara menunjukkan model berbeda: stabilitas ekonomi dibangun melalui sentralisasi kekuasaan yang kuat. Dunia melihat bagaimana efisiensi pembangunan sering dibayar dengan minimnya ruang oposisi.

Sementara di banyak negara berkembang, demokrasi berubah menjadi oligarki elektoral. Pemilu tetap dilaksanakan, tetapi yang benar-benar bertarung hanyalah mereka yang memiliki modal besar.

Akhirnya rakyat hanya memilih wajah berbeda dari kepentingan yang sama.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2