Uang dan Kekuasaan yang Mempersatukan

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politik yang Kehilangan Malu

Masalah terbesar demokrasi hari ini bukan sekadar korupsi uang. Tetapi hilangnya rasa malu. Dulu pengkhianatan terhadap rakyat dianggap aib politik. Hari ini ia sering dipoles menjadi strategi. Perpindahan sikap, perubahan koalisi, hingga kompromi kepentingan dilakukan tanpa beban etik. Yang penting tetap berada di lingkar kekuasaan.

Politik akhirnya menjadi panggung pragmatisme total. Mereka berbicara tentang rakyat saat kampanye, tetapi berbicara tentang distribusi kekuasaan setelah kemenangan. Ruang publik dipenuhi pencitraan. Media sosial menjadi alat propaganda. Kebijakan sering dikemas seperti pertunjukan. Demokrasi berubah menjadi industri persepsi.

Dan rakyat perlahan dipaksa menerima bahwa semua ini adalah “hal biasa”. Padahal tidak.
Ketidakadilan tidak pernah boleh dianggap normal. Ketika Rakyat Hanya Menjadi Penonton.

Yang paling berbahaya dari semua ini adalah matinya kesadaran publik. Ketika rakyat terlalu lelah, terlalu takut, atau terlalu sinis untuk peduli, maka oligarki menemukan kemenangan terbesarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2