Uang dan Kekuasaan yang Mempersatukan

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia: Demokrasi yang Mahal dan Kehilangan Jiwa

Indonesia sedang menghadapi gejala yang sama. Biaya politik yang sangat mahal membuat banyak politisi akhirnya bergantung pada pemilik modal. Akibatnya, setelah terpilih, orientasi kebijakan sering tidak lagi kepada rakyat, tetapi kepada mereka yang membiayai proses kekuasaan.

Kita menyaksikan bagaimana: banyak partai kehilangan ideologi dan berubah menjadi kendaraan elektoral,
parlemen sering lebih sibuk membangun kompromi kekuasaan dibanding memperjuangkan aspirasi publik, hukum terasa tajam kepada rakyat kecil namun tumpul kepada elite, kritik publik kadang dipandang sebagai ancaman, bukan koreksi demokratis.

Hubungan antara eksekutif, legislatif, dan sebagian elit hukum sering terlihat terlalu harmonis di tengah penderitaan rakyat. Padahal demokrasi tidak membutuhkan keharmonisan kekuasaan. Demokrasi membutuhkan ketegangan moral.

Ketika parlemen terlalu nyaman dengan pemerintah, ketika hukum terlalu dekat dengan kekuasaan, maka rakyat kehilangan benteng terakhirnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jagatindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan
Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara
Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 
Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior
Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026
BWI Sumenep Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma Prenduan, Sekjen Naghfir Siapkan Roadshow Pembinaan Nadzir Kecamatan
PEDAS! Putra Nelayan Pinggirpapas Dengan Tegas Meminta PT Garam Buka Data: “Kalau Berani, Libatkan Penegak Hukum dan Masyarakat!”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat Datang kepada Jamaah Haul Akbar Agung Toronan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Alegori Ikan Busuk Mulai dari Kepala sebagai Diagnosis Patologi Hukum 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:08 WIB

Multiplier Effect Tradisi Haul Waliyullah sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Artikel

Manaqib Singkat Agung Toronan, Datuk Ulama-Umara Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:54 WIB

Opini

Ironi Bangsa Besar Bermental Inferior

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:00 WIB

2