JAGAT INDONESIA | Madura – Jajaran pengurus Banteng Sakera Nahdliyin (BSN) secara resmi memberikan ucapan selamat dan doa penuh berkah atas terselenggaranya Musyawarah Besar (Mubes) XI Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS).
Acara akbar organisasi alumni Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo tersebut dijadwalkan berlangsung di Bangkalan pada tanggal 17 hingga 19 Mei 2026, mengusung tema besar: “Sambung Juang IKSASS untuk Negeri yang Beradab dan Berperadaban”.
Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Keagamaan & Kerohanian Banteng Sakera Nahdliyin, K.R M. Arya Rusli Soeryoprojo, menyampaikan bahwa Mubes XI ini merupakan momentum sakral untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan khidmah para alumni santri bagi bangsa dan agama.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Mubes XI IKSASS di Bangkalan. Semoga musyawarah besar ini melahirkan gagasan-gagasan visioner yang membawa berkah, serta semakin mengokohkan peran alumni Salafiyah Syafi’iyah dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar K.R M. Arya Rusli Soeryoprojo.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Banteng Sakera Nahdliyin, Maryono, menegaskan pentingnya sinergi elemen santri dalam membangun peradaban bangsa. Ia berharap hasil Mubes XI mampu menjawab tantangan zaman demi mewujudkan Indonesia yang lebih beradab.
“Kami dari keluarga besar Banteng Sakera Nahdliyin turut bersyukur dan mendukung penuh spirit ‘Sambung Juang’ yang diusung IKSASS. Semoga kepengurusan yang lahir dari Mubes XI ini terus memancarkan nilai-nilai luhur pesantren untuk kemaslahatan umat dan keutuhan NKRI,” tegas Maryono.
Mubes XI IKSASS tahun 2026 ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi yang solid bagi ribuan alumni yang tersebar di berbagai penjuru negeri, guna melanjutkan estafet perjuangan para masyayikh dan pendiri pesantren.












