SUMENEP TANCAP GAS! Strategi “Wisata Desa” Bikin Ekonomi Melejit 5,80%, Pengangguran Dilibas Hingga Tiga Besar Terbaik Jatim

Bupati A. Fauzi: Fokus 20 Desa Wisata Berbasis Masyarakat Bawa Pertumbuhan Ekonomi Sumenep Melejit dari 2,6% ke 5,80%, TPT Terendah Ketiga di Jatim

SUMENEP, JAGAT INDONESIA — Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi gemilang. Dalam Berita Satu Regional Forum 2025, Bupati Sumenep, Bapak A. Fauzi, memaparkan bagaimana strategi fokus pada Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Desa sukses mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan dan menekan angka pengangguran hingga nyaris tak tersisa.

Sumenep membuktikan: Kemandirian daerah dimulai dari desa!

Model Pariwisata Berbasis Masyarakat: Kunci Meledaknya Ekonomi Desa, Bupati Fauzi menjelaskan bahwa fondasi keberhasilan ini adalah konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat, yang secara spesifik diwujudkan melalui Wisata Desa.

“Pariwisata yang kami bangun adalah Pariwisata yang berbasis Masyarakat, adalah Pariwisata di desa yang memiliki potensi wisata, maka kami namakan Wisata Desa,” tegas Bupati Fauzi. “Sehingga ini bisa menumbuhkan ekonomi kreatif. Dengan desa yang berkembang maka otomatis ekonomi akan tumbuh dengan baik.”

​Strategi ini telah didukung oleh sekitar 20 Desa Wisata yang disiapkan selama lima tahun masa jabatannya, menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal.

​Dampak kebijakan yang berpihak pada desa ini langsung terasa pada capaian makro ekonomi Sumenep:

​Pertumbuhan Ekonomi: Sumenep memulai dengan angka 2,6% dan berhasil melonjak hingga 5,35% di akhir periode pertama Bupati Fauzi. Bahkan, di triwulan ketiga periode kedua saat ini, laju pertumbuhan sudah mencapai 5,80%. “InSya Allah pertumbuhan ekonomi masih di atas 5%,” tambahnya optimistis.

​Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Berbanding lurus dengan pertumbuhan pariwisata, TPT Sumenep anjlok drastis dari 2,6% menjadi hanya 1,65%. Angka ini merupakan pencapaian luar biasa, menempatkan Sumenep sebagai tiga besar terbaik di Jawa Timur dalam hal tingkat pengangguran yang rendah.

Keris: Identitas Kreatif “Sumenep Kota Keris”

​Bupati Fauzi menekankan bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif adalah kesatuan. Dalam kekayaan ekonomi kreatif yang dimiliki, Kerajinan Keris telah diangkat menjadi identitas global.

“Ekonomi kreatif yang kami miliki yang mungkin bisa dikenal seluruh Indonesia atau Dunia tahu adalah Kerajinan yang namanya Keris. Maka Sumenep itu Branding Citynya, Sumenep Kota Keris,” tutup Bupati A. Fauzi Wonsojudo,

menegaskan bahwa potensi 20 Desa Wisata akan terus didorong untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *