SITUBONDO, JAGATINDONESIA.COM – Makhad Islam Kontemporer (MIK) Sarina Kabupaten Situbondo menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian pesantren dengan menghadiri Sosialisasi Program One Pesantren One Product (OPOP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP Jatim ini diikuti secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (19/01/2026).
Program OPOP merupakan inisiatif prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat melalui penguatan lembaga usaha pesantren, pengembangan SDM, hingga akses pemasaran dan pembiayaan.
Pengasuh MIK Sarina, KH. Zakariya Al Ansori, S.Ag., M.Si., memberikan apresiasi penuh terhadap program ini. Beliau menilai OPOP sangat selaras dengan visi pesantren dalam mencetak generasi santri yang mandiri.
“Kami sangat mendukung Program OPOP ini karena selaras dengan visi pesantren, yaitu mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Melalui OPOP, pesantren diberikan peluang besar untuk mengembangkan potensi usaha yang dimiliki,” ujar KH. Zakariya.
Beliau berharap program ini dapat memberikan dampak nyata, terutama dalam meningkatkan kualitas manajemen usaha dan daya saing produk pesantren di kancah nasional. Dengan keikutsertaan ini, MIK Sarina siap berperan aktif sebagai motor pemberdayaan umat melalui sektor ekonomi.












