JAGAT INDONESIA | BEKASI – Insiden mengerikan mengguncang warga Bekasi malam ini. Dentuman keras memecah keheningan di Stasiun Bekasi Timur setelah KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya dilaporkan menghantam rangkaian belakang KRL Commuter Line yang tengah berhenti di jalur 1, Senin (27/4).
Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan benturan terjadi begitu hebat hingga suara dentumannya terdengar hingga radius ratusan meter. Gerbong delapan KRL—yang merupakan gerbong khusus wanita—dilaporkan mengalami kerusakan paling parah hingga ringsek tak berbentuk.
“Suaranya kencang sekali, tiba-tiba listrik padam dan orang-orang berteriak histeris di dalam peron,” ujar salah satu saksi mata kepada awak media.
Update Korban: 4 Tewas, Puluhan Luka-Luka
Hingga berita ini diturunkan, data sementara menunjukkan:
- 4 Orang Meninggal Dunia di lokasi kejadian.
- Puluhan Penumpang Luka-luka dan sedang dalam proses evakuasi darurat.
- Tim SAR dan petugas medis masih berupaya mengeluarkan penumpang yang diduga masih terjepit di antara puing gerbong.
Lalu Lintas Kereta Lumpuh Total
Akibat kecelakaan ini, perjalanan KRL lintas Bekasi-Cikarang dan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh dari arah Jakarta lumpuh total. PT KAI langsung melakukan pemadaman listrik aliran atas demi keamanan proses evakuasi.
Pihak berwenang, termasuk KNKT dan Kepolisian, sudah berada di TKP untuk menyelidiki dugaan kegagalan sistem sinyal atau human error yang memicu tragedi ini.












