PCNU Sumenep Gelar Lokakarya Penyusunan Program Kerja: Kolaborasi Pengurus Cabang, MWC, dan Akademisi untuk Peta Jalan Organisasi

PCNU Sumenep Gelar Lokakarya Penyusunan Program Kerja: Kolaborasi Pengurus Cabang, MWC, dan Akademisi untuk Peta Jalan Organisasi

SUMENEP, JagatIndonesia.com Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep hari ini, Sabtu (25/10/2025), menggelar Lokakarya Penyusunan Program Kerja di Kantor PCNU Sumenep. Acara penting ini bertujuan untuk menyusun peta jalan organisasi bagi pengurus baru, yang fokus pada pemetaan dan solusi atas problem-problem yang selama ini dihadapi.

Lokakarya ini menjadi forum kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen organisasi, yaitu Pengurus Cabang, Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Sumenep, serta didukung oleh Tim Profesional Antar Kampus. Kehadiran akademisi dan profesional diharapkan dapat memberikan perspektif objektif dan analisis mendalam untuk menyusun program kerja yang lebih strategis dan berkelanjutan.

Fokus Utama: Memetakan Problem Organisasi

Ketua PCNU Sumenep dalam sambutannya menekankan pentingnya kejujuran dalam melihat tantangan internal dan eksternal. “Langkah awal kita adalah melakukan diagnosis yang akurat. Kita tidak bisa menyusun program kerja yang efektif tanpa terlebih dahulu memetakan problem-problem yang selama ini terjadi,” ujarnya.

Beberapa isu yang menjadi fokus utama dalam sesi diskusi awal meliputi:

Peningkatan Kapasitas Pengurus dan Kader: Strategi untuk mengaktifkan kembali peran MWC hingga Ranting NU.

Kemakmuran Ekonomi Umat: Upaya penguatan Badan Usaha Milik NU (BUMNU) dan pengembangan potensi ekonomi pesantren.

Digitalisasi dan Komunikasi: Adaptasi organisasi terhadap era digital, termasuk penggunaan media sosial dan sistem informasi untuk pelayanan umat.

Kolaborasi Strategis dengan Akademisi

Kehadiran tim profesional dan akademisi dari berbagai kampus dalam lokakarya ini merupakan inovasi baru. Mereka bertindak sebagai fasilitator dan konsultan untuk membantu pengurus menganalisis data, merumuskan masalah, dan menyusun indikator kinerja.

“Kami membawa perspektif keilmuan dan metodologi perencanaan program. Tujuannya agar program kerja PCNU Sumenep tidak hanya didasarkan pada keinginan, tetapi juga pada data, kebutuhan riil di lapangan, dan kelayakan implementasi,” kata salah satu perwakilan Tim Profesional Antar Kampus.

Lokakarya ini direncanakan akan menghasilkan dokumen Program Kerja Jangka Menengah yang komprehensif, terukur, dan menjadi panduan kerja bagi PCNU Sumenep selama periode kepengurusan baru. Seluruh peserta berkomitmen untuk memastikan hasil lokakarya ini segera disosialisasikan dan diimplementasikan secara massif hingga ke tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *