JAGAT INDONESIA | SUMENEP – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang bagi tokoh politik nasional asal Madura, MH Said Abdullah, untuk memperkuat jalinan solidaritas sosial. Melalui Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kota Sumenep, Anggota DPR RI tersebut menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada masyarakat penyandang disabilitas, Jumat (6/3/2026).
Penyaluran yang berlangsung khidmat ini menyasar kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, sebagai wujud nyata kehadiran negara dan wakil rakyat di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.
Wujudkan komitmen “Wong Cilik”, Plt. Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Sumenep, Maryono, menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi dari ideologi partai yang senantiasa berpihak pada rakyat kecil.
“Bantuan ini adalah amanah langsung dari Bapak MH Said Abdullah. Beliau ingin memastikan bahwa di bulan yang penuh berkah ini, saudara-saudara kita, khususnya penyandang disabilitas, turut merasakan kebahagiaan dan teringankan beban dapurnya,” ujar Maryono di sela-sela pembagian bantuan.
Maryono menambahkan, PAC PDI Perjuangan Kota Sumenep berkomitmen untuk melakukan pengawalan agar bantuan tersebut benar-benar sampai ke tangan yang berhak (door-to-door) guna menjaga ketepatan sasaran.
Langkah nyata ini mendapat sambutan hangat dari Persatuan Penyandang Disabilitas Sumenep (PPDS). Ketua PPDS, Suryati Ningsih, mengungkapkan bahwa bantuan paket sembako ini memiliki nilai lebih dari sekadar materi.
-
Dukungan Moril: Memberikan rasa percaya diri bagi kaum disabilitas bahwa mereka tidak dilupakan.
-
Ketahanan Pangan: Membantu stabilitas kebutuhan pokok keluarga selama bulan Ramadan.
-
Sinergitas: Memperkuat hubungan antara komunitas disabilitas dengan perwakilan rakyat.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Bapak Said Abdullah dan teman-teman PAC PDI Perjuangan. Di saat harga kebutuhan pokok fluktuatif, bantuan ini adalah oase bagi kami,” tutur Suryati.
Sebagai Momentum Solidaritas dalam bulan Ramadhan kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Kota Sumenep ini berjalan dengan suasana penuh kehangatan. Tidak ada sekat antara pengurus partai dan warga. Dialog santai terjadi, di mana para pengurus PAC juga menyerap aspirasi terkait aksesibilitas dan program pemberdayaan disabilitas ke depannya.
Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi elemen masyarakat lainnya untuk saling bahu-membahu, mempererat persaudaraan di ujung timur Pulau Madura.












