Sekda Sumenep & Misteri Huruf “R”

​"Membaca Pola Senyap: Antara Inisial 'R' dan Identitas Lokal di Kursi Sekda"

Sejarah Sekretaris Daerah Sumenep kerap bergerak dalam pola yang senyap tapi berulang. Dua tanda paling sering muncul: huruf “R” di depan nama dan identitas sebagai orang Sumenep asli.

Jika ditarik ke belakang, deretan nama Sekda memperlihatkan pola itu dengan cukup rapi:
R. Mansyur Tjiptopranoto, R. Moh Tahir P. Santoso, R. Abd. Kadir C. Wijaya, RA. Sasradiningrat, R. Abd. Rachem, R. Moh Samiodien BA, R. Moh Rifai, hingga pada fase lebih dekat publik sempat menoleh pada R. Idris. Zaman berbeda, rezim berganti, tapi satu tanda kecil kerap kembali.

Huruf “R” di sini bukan sekadar inisial. Ia sering dibaca sebagai simbol kesinambungan jejak bangsawan, memori kekuasaan lokal, sekaligus penanda kedekatan kultural dengan Sumenep. Dan menariknya, sebagian besar nama itu lahir dan besar dari rahim sosial Sumenep sendiri.

Di era kini, ketika gelar bangsawan tak lagi wajib dipajang, pola itu tidak benar-benar hilang. Ia hanya bergeser. Konon, Edy Rasiadi pun memiliki garis keturunan yang sama, meski huruf “R” tak lagi ditampilkan di depan nama. Begitupun Plt Sekda Saat ini R. A. Syahwan Efendi, Seolah sejarah beradaptasi dengan zaman, tanpa melepaskan akarnya.

Karena itu, ketika bursa Sekda Sumenep 2026 kembali dibuka, bisik-bisik lama pun muncul lagi.

Bukan sekadar soal siapa paling berpengalaman, tapi siapa yang paling nyambung dengan pola lama.
Prediksi pun mengalir pelan:
Sekda Sumenep 2026 besar kemungkinan tetap tak jauh dari dua hal huruf “R” dan identitas orang Sumenep sendiri.

Tertulis atau tidak, formal atau tidak.
Ini tentu cocokologi. Namun di Sumenep, sejarah sering kali bekerja seperti itu:
diam-diam memilih yang terasa paling pas, lalu baru terlihat masuk akal setelah keputusan diumumkan.

Oleh ; R.Ar. Rusli

Penikmat sejarah dan narasi lokal Sumenep. Fokus pada pengamatan bagaimana nilai-nilai tradisional beradaptasi dalam ruang publik masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *